Terkait Lelang Jabatan Eselon II, Iman Panggil 21 Pejabat

CILEGON, (KB).- Sebanyak 21 pejabat Eselon III yang masuk tiga besar hasil seleksi tim Panitia Seleksi (Pansel) Lelang Jabatan Eselon II Pemerintah kota (Pemkot), dipanggil Wali Kota Cilegon
Tubagus Iman Ariyadi, Senin (24/7/2017). Diketahui, ke-21 pejabat tersebut lulus seleksi lelang jabatan pimpinan tinggi (JPT) pratama untuk mengisi tujuh jabatan kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkup Pemkot Cilegon.

Mereka tampak bergantian memasuki ruang kerja Wali Kota Cilegon. Kabarnya, pemanggilan pejabat tersebut bertujuan agar seluruh calon dapat menerima siapapun yang nantinya akan dipilih menjadi pejabat Eselon II. Wali Kota Cilegon, Tubagus Iman Ariyadi mengatakan, dalam pertemuan tersebut dirinya hanya memberi wejangan kepada seluruh calon, agar saat nanti dilakukan penentuan mereka dapat legowo menerima keputusan tersebut. Karena, tidak mungkin ketiga calon tersebut dapat menjadi kepala dinas. “Kan salah satu yang dipilih, yang lain harus legowo. Mungkin tiga-tiganya mampu jadi kepala dinas, tapi kan harus satu yang dipilih. Intinya (pertemuan) itu,” ujarnya.

Meski begitu, Iman mengaku saat ini dirinya belum memilih salah satu dari tiga nama calon pejabat Eselon II tersebut. Sebab, pihaknya masih menunggu surat dari Komite Aparatur Sipil Negara (KASN).
“Belum ditentukan. Kan harus lapor dulu ke KASN terkait proses lelang sudah selesai, setelah ada surat dari KASN baru dipilih tiga orang. Jadi jika dari KASN dalam proses lelang kemarin tidak ada masalah segala macam, baru setelah itu wali kota memilih,” katanya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Cilegon Sari Suryati mengatakan, dalam pertemuan tersebut Wali Kota Cilegon menyampaikan terima kasih kepada calon yang sudah masuk tiga besar.
Akan tetapi, dari tiga orang tersebut harus dipilih salah satu, dan itu kebijakan pimpinan. “Artinya mereka harus legowo, saya optimistis mereka sudah pada dewasa dan sudah bisa menerima apapun keputusan wali kota nanti. Jadi siapapun yang akan dipilih, mereka sudah akan bisa legowo. Tadi sih hanya nasihat saja dari Pak Wali, bukan wawancara dari Pak Wali kepada para calon,” ujarnya.

Ia menuturkan, saat ini Pemkot Cilegon akan mulai melaporkan ke KASN terkait hasil lelang pansel, hingga menghasilkan 21 nama calon. Jika nanti dinyatakan tidak ada masalah oleh KASN, maka akan turun surat dari mereka. “Setelah ada surat pernyataan tidak ada masalah dari KASN, baru Pak Wali mulai menentukan keputusannya. Saat ini hanya tinggal ke KASN saja, setelah itu baru pimpinan (Wali Kota Cilegon),” ucap Sari. (H-43)***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here