Terkait Kekecewaan Tokoh Banten, Gubernur Banten Merasa tak Diundang

SERANG, (KB).- Gubernur Banten Wahidin Halim merasa tak mendapatkan undangan dari panitia Silaturahim Kelompok Kerja Pembentukan Banten bersama Pemerintah Provinsi Banten. Oleh karena itu, mantan Wali Kota Tangerang itu memutuskan tak hadir pada acara yang dihadiri tokoh pembentukan Provinsi Banten tersebut.

“Undangan itu, baca undangannya bahwa undangannya hadir bersama dengan wakil gubernur, bukan gubernur,” katanya saat ditemui wartawan di depan Kantor Pusat Bank Banten, Kota Serang, Senin (29/7/2019).

Menurut dia, undangan yang ada hanya untuk Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy. Oleh karena itu, ia ingin ke depan agar undangan untuk kegiatan serupa bisa diperjelas siapa yang akan diundang.

“Undangannya bilang, jelasin di undangannya. Undangan hadir bersama wakil gubernur, baca undangannya, bukan gubernur. Tokoh-tokoh Banten yang mana, ya kan. Kan banyak tokoh ada Taufieqruki, ada Pak Nachril, ada Pak Aeng (Haerudin) dan sebagainya. Kalau ngundang, ngundang sekalian, saya undang,” ujarnya.

Terkait penuturan panitia pelaksana bahwa dirinya dijadwalkan hadir kemudian membatalkannya menjelang pembukaan, mantan Anggota DPR RI ini merasa tidak pernah menjanjikan hadir. “Ya kan enggak ada undangan berikutnya, jawaban saya insya Allah. Insya Allah kan bisa hadir bisa enggak,” ucapnya.

Baca Juga : Gubernur Banten tak Hadiri Acara Silaturahim, Tokoh Banten Kecewa

Ia ingin agar persoalan tersebut tidak dipermasalahkan lebih lanjut. “Jangan dipermasalahkan itu. Untuk apa ngadu-ngaduin Banten, orang lagi semangat bangun Banten, jangan di peta-peta konflikan. Tidak hadiri apanya,” tuturnya.

Sementara itu, wartawan sudah mencoba menghubungi Wakil Gubernur Banten untuk mengonfirmasi hal serupa. Akan tetapi, saat dikonfirmasi melalui sambungan WhatsApp mesengger yang bersangkutan tidak memberikan jawaban. Wartawan juga mencoba untuk menemui yang bersangkutan, menurut informasi ia sedang berada di luar Kota Serang.

Diketahui, sebelumnya diberitakan sejumlah tokoh pejuang pendirian Provinsi Banten kecewa terhadap Gubernur dan Wakil Gubernur Banten. Kekecewaan itu disebabkan keduanya tidak hadir dalam acara Silaturahim Kelompok Kerja Pembentukan Banten bersama Pemerintah Provinsi Banten di Griya Gemilang Sakti (GGS) II, Ciracas, Kota Serang, Ahad (28/7/2019).

Tokoh Banten yang hadir dalam kegiatan ini di antaranya Irsyad Djuwaeli, Ahmad Taufik Nuriman, Prof. Sholeh Hidayat, Prof. Suparman Usman, Prof. Lili Romli, H. Mardini, Ali Yahya dan tokoh-tokoh berpengaruh lainnya. (SN)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here