Terkait Dugaan Pelanggaran Ketenagakerjaan, Disnakertrans Lebak Segera Tinjau PD CMM

LEBAK, (KB).- Dinas tenaga kerja dan transmigrasi (Disnakertrans) Lebak akan meninjau perusahaan pengolahan kayu PD Candra Mandiri Malingping (CMM) di Kampung Pagenggang, Desa Sumber Waras, Kecamatan Malingping. Hal itu menindaklanjuti unjuk rasa terkait dugaan pelanggaran ketenagakerjaan di perusahaan itu.

Kepala Disnakertrans Kabupaten Lebak Tajudin, sedang mempelajari terkait beberapa persoalan yang diduga terjadi di perusahaan pengolahan kayu PD CMM yang terkuak dalam unjuk rasa sejumlah pemuda beberapa waktu lalu.

“Kita akan tinjau ke lokasi perusahaan itu, termasuk mempelajari dulu persoalan-persoalan yang disuarakan rekan-rekan pada unjuk rasa di perusahaan tersebut,” katanya.

Baca Juga : Puluhan Pemuda Demo Perusahaan Kayu

Menurut dia, persoalan yang diduga terjadi di perusahaan itu akan ditindaklanjuti. Namun, pihaknya tidak mau gegabah dalam melangkah. Karenanya, pihaknya akan melakukan kroscek sekaligus klarifikasi ke pihak perusahaan. “Insya Allah hari Senin kami ke lokasi,” ujarnya.

Ketika ditanya sanksi yang akan diberikan kepada perusahaan tersebut, ia akan bekerja secara profesional. Karenanya, terkait dengan sanksi setelah melakukan peninjauan dan kajian secara matang terlebih dahulu.

Sebelumnya diberitakan, puluhan pemuda tergabung dalam APS berunjuk rasa di perusahaan kayu PD Candra Mandiri Malingping (CMM) di Kampung Babakan Pagenggang, Desa Sumberwaras, Kecamatan Malingping, Kamis (20/2/2020).

Mereka menuntut agar dalam melaksanakan usahanya mengikuti aturan yang berlaku. Ketua APS Jamal Abdilah mengatakan, perusahaan seharusnya wajib mematuhi Undang-Undang Nomor: 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan, bukan malah terkesan melakukan “penindasan” terhadap para pekerjanya atau karyawan. (DH)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here