Terkait Beroperasinya Ojek Daring, Iman Minta Ojek Pangkalan Dilibatkan

CILEGON, (KB).- Wali Kota Cilegon, Tubagus Iman Ariyadi meminta kepada pengusaha ojek daring (dalam jaringan), untuk turut melibatkan ojek pangkalan. Hal tersebut dilakukan, agar tidak terjadi persaingan usaha antara ojek daring dengan ojek pangkalan. Ia mengatakan, kehadiran ojek daring menyebabkan konflik horizontal dengan ojek pangkalan, maka Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Cilegon harus mengambil sikap. Salah satunya perlu dicari tahu apakah ojek daring tersebut memerlukan izin atau persyaratan lain.

“Saya kira, pihak Dishub Kota Cilegon sudah harus turun, jika itu menyebabkan konflik itu harus diberikan kejelasan daring itu harus ada izinnya atau tidak. Kami sih menyambut baik kehadiran ojek daring, cuma jangan sampai menimbulkan konflik atau meresahkan masyarakat,” katanya, Senin (14/8/2017). Ia berharap, agar pengusaha ojek daring dapat melibatkan ojek pangkalan, untuk terlibat dalam sistem daring tersebut. Dengan begitu, di antara ojek daring dan ojek pangkalan tidak terjadi ketimpangan pendapatan atau saling mematikan usaha.

“Kecuali ojek yang ada diberikan peran yang sama untuk ikut terlibat dalam proses itu, yang penting bagi kami (ojek) daring dan ojek yang ada (pangkalan) itu dilibatkan dan diberdayakan. Jika itu terjadi kan efeknya positif untuk masyarakat,” ujarnya. Akan tetapi, tutur dia, jika ternyata ojek daring tersebut justru mematikan usaha ojek pangkalan, maka pihaknya secara tegas mengatakan tidak akan merestui. Oleh karena itu, ia meminta, agar pihak Dishub Kota Cilegon dapat segera mengambil langkah cepat, untuk menghindari adanya konflik horizontal.

“Saya sih tidak melarang, sepanjang ojek yang ada (pangkalan) juga dilibatkan, mereka diangkat juga menjadi ojek daring dan kesejahteraannya meningkat. Prinsipnya begitu saja,” ucapnya. Sementara itu, Kepala Dishub Kota Cilegon, Andi Affandi secara singkat menyatakan, siap memediasi antara ojek pangkalan dengan ojek daring, agar tidak terjadi konflik horizontal, seperti yang dikhawatirkan Wali Kota Cilegon. “Ya, kami siap memediasi mereka, untuk memberi kenyamanan bagi masyarakat Cilegon,” katanya. (H-43)***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here