Terkait Alun-alun Cilegon, Iman Yakin Rekomendasi Segera Keluar

CILEGON, (KB).- Wali Kota Cilegon, Tubagus Iman Ariyadi yakin, bahwa surat rekomendasi pembangunan Alun-alun Kota Cilegon dari pihak PT Krakatau Steel (KS) segera keluar. Hal tersebut dikatakan dia seusai memimpin rapat persiapan groundbreaking Pelabuhan Warnasari, di Ruang Rapat Wali Kota Cilegon, baru-baru ini. Ia mengatakan, telah berkomunikasi dengan Komisaris Utama (Komut) PT KS, Binsar H Simanjuntak.

Melalui sambungan seluler, Binsar sesuai pengakuan Iman menuturkan, jika surat rekomendasi dikeluarkan akhir Agustus. “Saya sudah hubungi pak Komut PT KS. Ia mintanya ketika HUT PT KS pada Kamis (31/8/2017). Oleh karena itu, pemkot akan segera memulai pembangunan alun-alun,” katanya. Pihaknya telah menyiapkan anggaran Rp 21 miliar untuk ganti rugi lahan seluas 31.800 meter persegi. Ia memberi sinyal jika pembayaran tidak akan dicicil. “Kalau anggarannya ada, kenapa tidak di bayar sekaligus saja,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perumahan dan Pemukiman (Perkim) Pemkot Cilegon, Ahmad Aziz Setia Ade Putra siap untuk segera melakukan pembangunan. Di mana saat ini alokasi anggaran untuk Alun-alun Cilegon Rp 31,8 miliar. “Itu terdiri dari bantuan provinsi Rp 24 miliar dan dari APBD Cilegon Rp 7,8 miliar,” ucapnya. Dari total anggaran tersebut, akan digunakan untuk infrastruktur alun-alun Rp 24 miliar. Di mana pelaksana proyek, adalah PT Pagar Alam selaku pemenang lelang. “Sementara, Rp 7,8 miliar untuk pembangunan air mancur alun-alun. Untuk kegiatan itu akan dilakukan lelang September nanti,” tuturnya.

Anggaran pembangunan alun-alun, kata dia, telah dialokasikan pada APBD 2017. Anggaran tersebut tidak akan menjadi silpa APBD Perubahan, sebab saat ini masih masuk masa tahun berjalan. “APBD Perubahan itu kan sifatnya apakah akan ada penambahan atau pemangkasan, tidak ada silpa. Terkecuali ada kegiatan dari anggaran reguler 2017 yang belum terselesaikan hingga akhir tahun. Baru itu masuk silpa 2018,” ujarnya.

Sementara itu, Human Capital and General Affair PT KS, Agus Nizar Vidiansyah mengatakan, belum menerima surat persetujuan dari pihak Kementerian BUMN terkait pelepasan lahan aset. Oleh karena itu, pihaknya masih menunggu surat tersebut. “Kami sih inginnya surat persetujuan keluar ketika HUT KS. Tapi, kan tidak bisa mendikte kementerian. Itu terserah kementerian saja maunya kapan,” ucapnya.
Namun, seperti diungkapkan Iman, ia menuturkan, jika pemkot akan membayar ganti rugi secara langsung, tanpa dicicil. (Sigit/Job)***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here