Tergulung Ombak di Kawasan Anyer, Dua Wisatawan Meninggal

SERANG, (KB).- Dalam dua hari di akhir pekan ini, dua wisatawan meninggal dunia tergulung ombak di Kawasan Wisata Anyer, Kabupaten Serang. Dua korban meninggal berasal dari Kabupaten Tangerang dan Kabupaten Pandeglang.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Kabar Banten, tiga wisatawan tenggelam di tempat berbeda, Ahad (9/6/2019). Seorang di antaranya meninggal dunia. Korban meninggal diketahui bernama Den Sun Lie atau Elih (73), warga Kampung Ranca Kebo RT 12/14, Desa Mekarjaya, Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang. Ia tergulung ombak saat berjalan di bibir Pantai Marbela pukul 08.38 WIB.

Kasatrolda Ditpolair Polda Banten AKBP Noman Tri Sapto mengatakan, korban terbawa ke arah tengah saat ombak menggulung bibir pantai. Katanya, korban tidak bisa melawan air laut karena usianya yang terlampau tua.

“Padahal korban bukan sedang berenang, hanya berjalan biasa. Namun karena usianya itu, korban tidak bisa melawan arus balik gelombang laut yang menggulung bibir pantai,” katanya kepada wartawan, Ahad (9/6/2019).

Menurut Noman, sebetulnya pihak keluarga dan petugas Ditpolair Polda Banten yang tengah patroli langsung melakukan pertolongan. Korban sempat bertahan saat dirawat di Klinik Marbela, namun akhuirnya meninggal dunia ketika dilarikan ke Rumah Sakit Krakatau Medika (RSKM) Cilegon.

“Sempat dirawat di Klinik Marbela, tapi korban meninggal dalam perjalanan menuju RSKM Cilegon. Korban juga diketahui memiliki riwayat medis penyumbatan saluran pernafasan,” ujarnya.

Sementara, dua wisatawan selamat diketahui bernama Aisyah (15), warga Kampung Pasir Jambe, Desa Carenang, Kecamatan Carenang, Kabupaten Serang. Satu orang lagi bernama Nasirun (31), warga Waringin Kurung, Kabupaten Serang.

Keduanya tenggelam saat berenang di Pantai Pasir Putih, Anyer. Aisyah tergulung ombak dan menghantam bibir pantai hingga pingsan. Sementara, Nasirun kelelahan saat berenang sendirian ke arah tengah pantai.

“Kedua wisatawan ini berhasil kami selamatkan. Mereka telah dilakukan upaya perawatan, kemudian diserahkan ke keluarga masing-masing,” tutur Noman.

Sehari sebelumnya yakni Sabtu (8/6/2019), Citra (9) warga Kampung Cikeutar, Desa Cipicung, Kecamatan Cikedal, Kabupaten Pandeglang, juga tenggelam di Kawasan Wisata Anyer. Insiden ini terjadi saat korban asyik berenang di kolam renang Hotel Pesona Krakatau.

Kasubdit Gakkum Ditpolairud Polda Banten, AKBP Agung Rianto mengatakan, saat kejadian berlangsung korban sedang berenang bersama orang tuanya. Namun tanpa disadari kedua orang tua, Citra berenang terlalu tengah dan tenggelam.

“Lifeguard yang melihat korban tenggelam, lalu langsung melakukan pertolongan. Korban sempat dibawa ke Puskesmas oleh pihak manajemen hotel ditemani keluarga dan anggota kami. Namun nyawanya tidak terselamatkan,” ucapnya.

Terkait insiden ini, Polsek Cinangka tengah memperdalam insiden tersebut. “Sejumlah saksi tengah dimintai keterangan. Sekarang sedang ditangani Polsek Cinangka,” katanya. (AH)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here