Tergulung Mesin Roll Kertas, Karyawan PT IKPP Tewas

Nasib nahas dialami Hairul Falah (21). Karyawan PT Indah Kiat Pulp and Paper (IKPP) ini tewas mengenaskan setelah tubuhnya tergulung mesin winder atau mesin pres kertas 1 bagian role dram di gedung PM 1 Lantai 2, Kecamatan Kragilan, Kabupaten Serang, Ahad (3/2/2019).

Berdasarkan informasi yang diperoleh, insiden meninggalnya warga Sumur Pecung, Kota Serang ini terjadi sekitar pukul 15.05 WIB. Saat itu, korban sedang melakukan rutinitasnya seperti biasa di area produksi sebagai operator mesin rolling kertas.

Saat korban sedang mengecek, pisau cutter yang ia bawa jatuh ke samping mesin rolling. Tanpa memakai perlengkapan pengamanan, korban nekat mengambil pisau cutter dengan tangan kirinya. Sementara, tangan kanan korban berpegangan pada bantalan roll kertas. Dalam keadaan mesin berputar, tanpa disadari tangan kanan korban terjepit dan menarik seluruh badan korban ke dalam mesin roll tersebut.

“Saat ini kasus kecelakaan kerja tersebut sedang ditangani oleh Satreskrim Polres Serang,” kata Kapolres Serang Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Indra Gunawan saat dikonfirmasi, Selasa (5/2/2019).

Pada saat kejadian, para pekerja di sekelilingnya berusaha menolong dengan menarik korban sambil berupaya menghentikan mesin. Setelah berhasil mengeluarkannya, korban kemudian dibawa ke Rumah Sakit Hermina, Ciruas, Kabupaten Serang. Namun sesampainya di sana, nyawa korban tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia.

Senin (4/2/2019), polisi telah menerima laporan kecelakaan kerja tersebut. Petugss juga sudah melakukan pengecekan di tempat kejadian perkara (TKP) dan memeriksa sejumlah saksi-saksi. “Masih kita lakukan penyelidikan. Saksi-saksinya sudah kita periksa, nanti diupdate perkembangannya,” ujar Kapolres.

Kasatreskrim Polres Serang AKP David Candra Babega mengatakan, polisi sudah memasang police line di bagian dalam pabrik. Mesin role kertas yang menyebabkan korban meninggal dunia juga sudah dipasang garis polisi pada saat pengecekan TKP.

“Kejadian ini harus menjadi peringatan kepada seluruh pihak agar lebih berhati-hati dan melengkapi diri dengan alat pelindung saat bekerja. Ini warning, dan harus ditaati supaya jadi pelajaran. Tidak boleh terjadi di tempat lain,” katanya. (Rifat Alhamidi/SJ)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here