Senin, 18 Februari 2019

Tergenang Banjir, Jalan Serang-Pandeglang Macet

SERANG, (KB).- Kemacetan panjang terjadi di jalan Serang-Pandeglang tepatnya di Kampung Ciliwung, Desa Sukamanah, Kecamatan Baros. Selasa (17/4/2018) Sore ini.

Kemacetan tersebut akibat banjir yang menggenangi badan jalan setinggi betis orang dewasa, banjir tersebut menutupi badan jalan sepanjang 50 meter.

Pantauan dilokasi, arah Serang kendaraan berjejer mulai dari Palima, Kota Serang. Dilokasi banjir terlihat aparat kepolisian mengatur lalu lintas kendaraan yang akan melewati badan jalan yang tergenang.

Adie, salah satu petugas kepolisian yang mengatur lalu lintas mengatakan, banjir tersebut terjadi sekitar pukul 14.30 WIB. Air diperkirakan berasal dari bukit setelah terjadi hujan selama satu jam lebih mengalir kebawah dan membanjiri badan jalan.

“Setengah tiga airnya mulai naik,” katanya kepada Kabar Banten, Selasa (17/4/2018). Menurutnya saat ini air sudah mulai agak surut dibanding sebelumnya saat pertama air kiriman dari bukit dibelakang kampung turun.

Salah satu warga yang berjualan onderdil sepeda motor di pinggir jalan, Randi mengaku bahwa setiap kali hujan terjadi lumayan lama dan deras maka Kampung Ciliwung, Desa Sukamanah, Kecamatan Baros Kabupaten Serang itu selalu banjir akibat kiriman dari bukit belakang.

“Sering asal ada hujan gede pasti banjir, bukan dari sungai disini mah gak ada sungai dari bukit belakang,” ucapnya.

Padahal menurut Randi, sebelumnya hujan tidak terlalu lama dan tidak terlalu deras. Tetapi karena air yang datang begitu banyak volumenya dan drainase pinggir jalan yang dangkal dan kecil maka banjir tidak bisa dihindarkan.

“Hujannya gak lama paling satu jam setengah. Kayanya drainase nya dangkal, sebelah sini dangkal sebelah sana kecil jadi airnya lama, tadi mah sampai sini (menunjuk toko nya yang sempat kebanjiran),” ujarnya. (Masykur)*


Sekilas Info

Jelang Pemilu 2019, Santri dan Ulama Banten Doa Bersama untuk Keselamatan Negeri

SERANG, (KB).- Ribuan santri dan ulama yang berhimpun dalam forum silaturahmi Ahli Sunah Waljamaah (Aswaja) …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *