Rabu, 26 September 2018

Terduga Teroris Buka Lowongan Kerja

Salah seorang terduga teroris Tangerang, Muhammad Choir alias Mas Choir atau Om Kohir (32), sedang membuka lowongan kerja untuk usaha konveksinya di sekitar Jalan Gempol Raya, Kelurahan Kunciran, Kecamatan Pinang, Tangerang.

Pantauan di lokasi, tampak poster yang dipasang di sudut teras tempat usaha Duta Konveksi, milik Muhammad Choir, sedang mencari karyawan. Pada lembar kertas, tertulis dibutuhkan karyawan/i jahit gamis. Di kertas itu, Choir melampirkan nomor telepon selular dan WhatsApp. ‘Minat chat hubungi Duta Konveksi’.

Midah (43), tetangga yang bermukim di seberang jalan usaha konveksi dan permak levis itu menyebutkan, rumah kontrakan yang juga ditinggali Choir itu disesaki mesin jahit. Kediaman seukuran rumah petak itu, Rabu (16/5/2018) digerebek tim Densus 88 Mabes Polri.

“Sekitar lima lebih mesin jahitnya, tapi karyawan cuma si Ujang. Tidak tahu nama asli mereka. Saya mah manggilnya Om Kohir, Ujang dan Teteh ke istrinya,” kata Midah yang memanggil terduga teroris lainnya berinisial GF dengan panggilan Ujang, Kamis (17/5/2018).

Setahu Midah, karyawan yang bekerja hanya Ujang. Tugasnya menjahit baju. Sedangkan Choir, mengukur bahan baju. “Dulu ada karyawan jahit perempuan tapi sudah keluar karena gajinya kecil,” ucap Midah bercerita.

Di luar kebiasaan Choir yang suka jalan-jalan pagi, Midah pun hafal makanan kesukaan pria yang disebutkan Midah mirip artis itu. “Dia suka makan gorengan tahu isi,” tutur Midah lagi. Pada Rabu siang sebelum ditangkap, Midah sempat menawarkan tahu isi jelang bulan Ramadan.

Kudapan tahu isi itu belum sempat diantarkan, terduga teroris itu keburu dicokok Tim Densus 88 Mabes Polri. Midah pun gemetar mendengar suara tembakan senjata api ke udara dan melihat Choir terjatuh dari jok sepeda motor dan dibekuk polisi berpakaian preman.

Klimis dan santun

Berbadan tegap dengan tinggi 170 sentimeter, Muhammad Choir alias Mas Choir atau Om Kohir, terduga teroris Tangerang, disebutkan warga sekitar Jalan Gempol Raya, Kelurahan Kunciran, Kecamatan Pinang, Tangerang, sering tampil klimis.

Mas Choir yang bercambang tipis tanpa jenggot dan disebut-sebut berasal dari Medan itu suka jalan-jalan pagi. Penampilan salah satu terduga teroris yang rumahnya digerebek Densus 88 Antiteror itu sehari-hari tampak rapi dan santai.

“Pakai kaus dan bercelana pendek. Tapi, kalau Jumat, pakai gamis panjang,” tutur Vera, pedagang ikan laut yang usahanya bersebelahan dengan usaha Duta Konveksi milik Choir.

Tetangga sekitar di Jalan Gempol Raya mengenal Mas Choir sebagai penjahit seragam sekolah, baju olah raga, dan gamis. “Jahitannya banyak, seragam pendidikan anak usia dini (PAUD) terutama. Pelanggan jahitannya ibu-ibu,” kata Vera.

Sukabumi merupakan kampung halaman istri Choir yang baru dinikahi tiga bulan lalu. Choir sendiri sudah lebih dari satu tahun tinggal di kontrakan dengan harga sewa Rp 10 juta per tahun itu. (Dewi Agustini)*


Sekilas Info

Polres Tangsel: Waspadai Penipuan Rekrutmen CPNS

TANGERANG, (KB).- Kepolisian Resort Tangerang Selatan mengingatkan kepada masyarakat agar mewaspadai aksi kejahatan penipuan. Tindak …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *