Tenaga Kesehatan Minta TPP Naik

SERANG,(KB).- Tenaga kesehatan (Nakes) Aparatur Sipil Negara (ASN) Kabupaten Serang mengadukan nasibnya ke Komisi II DPRD Kabupaten Serang, Kamis (14/3/2019). Mereka meminta kenaikan Tunjangan Perbaikan Pendapatan (TPP) yang sejak 2014 masih bertahan diangka Rp 590 ribu untuk golongan III.

Kedatangan mereka diterima langsung oleh Ketua Komisi II Fahmi Hakim, Wakil Ketua Komisi II Heri Azhari dan anggota Komisi II. Hadir dalam kesempatan tersebut Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Sri Nurhayati dan Asisten Daerah (Asda) II Pemkab Serang Adjat Gunawan. Rombongan tenaga kesehatan tersebut diterima di ruang rapat paripurna DPRD Kabupaten Serang.

Perwakilan Forum Tenaga Kesehatan yang juga Fungsional di Puskesmas Anyer?, Dr Frankie Sudiono mengatakan, selama ini TPP tenaga kesehatan ASN di Kabupaten Serang untuk tenaga fungsional golongan III? Rp 590 ribu. Besaran TPP tersebut jauh lebih kecil dibandingkan Kabupaten Pandeglang yang mencapai Rp 3,5 juta untuk dokter dan perawat serta bidan diatas Rp 1 juta.

“Apalagi yang golongan II (lebih rendah). Jadi perbandingannya sangat jauh dengan daerah lain,” ujarnya kepada Kabar Banten.

Oleh karena itu kata dia, mereka sepakat untuk mengusulkan agar TPP semua tenaga kesehatan yang ASN? bisa dinaikan. Adapun untuk besaran kenaikan TPP, pihaknya menyerahkan sepenuhnya kepada Dinkes Kabupaten Serang.

“Nominalnya kami serahkan ke dinas kesehatan, karena kami juga harus menggodok, bu kadis (Sri Nurhayati) mungkin sudah mengusulkan sekian, memang terlalu banyak harus kita bicarakan lagi yah untuk menentukan berapa yang adil dan idelanya itu,” katanya.

Frankie berharap pada anggaran perubahan di September 2019 pihaknya sudah bisa menikmati kenaikan TPP ini.? Ia pun mengaku akan mengawal terus sesuai dengan kesepakatan dengan Komisi II DPRD Kabupaten Serang.

“Dalam hal ini semua sudah ada kesepakatan dan tidak ada yang keberatan, sehingga tinggal menunggu saatnya. Kita juga sadar bahwa semua butuh proses,” tuturnya.

Sementara, Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Serang, Fahmi Hakim mengaku sangat menyetujui usulan TPP fungsional khusus bidang kesehatan. Menurutnya disetujuinya kenaikan TPP ini berdasarkan kinerja. Namun demikian pihaknya saat ini masih menunggu pengajuan dari Dinkes Kabupaten Serang secara real.

“Tadi sih pengajuan sementara yang hari ini sudah dianggarkan Rp 13 miliar sekian, kekurangannya adalah Rp 18 miliar sekian dengan jumlah total 9?50 tenaga kesehatan, jadi kebutuhannya Rp 31 miliar sekian,” ujarnya.

Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Serang Sri Nurhayati mengatakan, semua sudah dihitung dalam audiensi tersebut. Namun kemudian akan direvisi lagi dan berhitung kembali.

“Disamping perbandingan dan kajian yang ada salah satu kajian yang harus dipertimbangkan kan kemampuan (keuangan) pemda. Karena kami juga enggak mungkin mengusulkan yang enggak rasional dan ujung-ujungnya pemda enggak mampu kan enggak realisasi,” ujarnya.

Oleh karena itu, pihaknya akan menghitung kembali dengan memperhatikan kemampuan pemkab. Dirinya pun berjanji akan menindaklanjuti masalah tersebut.

“Kalau kami di dinkes amat sepakat dan wajib naik kalau saya bilang. Karena sudah jauh tertinggal dibanding kita sekitarnya. TPP Rp 590 ribu itu sudah sejak 2014 dan belum ada kenaikan. Sebenarnya kami di jajaran Dinkes sudah memikirkan waktu itu ada kenaikan TPP pas kenaikan TPP yang lain, tapi bertahap,” tuturnya. (DN)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here