Tembok SMPN 4 Kota Serang Runtuh, Tiga Rumah Rusak Tertimpa

Seorang jurnalis saat memotret bangunan rumah warga yang rusak tertimpah pagar tembok sekolah SMPN 4 Kota Serang di Lingkungan Kantin RT 01/RW 08, Kelurahan Cimuncang, Kecamatan Serang, Kota Serang, Ahad (29/12/2019). Pagar tembok sekolah tersebut roboh diduga akibat pondasi bangunan tembok yang sudah rapuh dan sudah berusia puluhan tahun.*

SERANG, (KB).- Sebanyak tiga rumah di Lingkungan Kantin RT 01/08, Kelurahan Cimuncang, Kecamatan Serang, Kota Serang, tertimpa pagar tembok SMPN 4 Kota Serang yang runtuh, Ahad (29/12/2019). Pagar tembok tersebut runtuh diduga akibat pondasi bangunan tembok yang sudah rapuh dan terkena air hujan, yang terus menerus terjadi sepanjang malam.

Kepala Seksi (Kasi) Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Serang Eva Hasanah menjelaskan, kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 08.00 WIB dan ada tiga rumah yang terkena dampak dari robohnya pagar tembok sekolah. Tiga rumah tersebut milik Anggraeni, Sahani, dan Tatu, yang kebetulan rumahnya tepat di samping SMPN 4 Kota Serang.

“Kerusakan tiga rumah tersebut ada tiga kategori, yakni rusak ringan milik Ibu Anggraeni, rusak sedang milik Ibu Tatu, dan rusak berat Ibu Sahani, rumahnya ambruk semua. Dugaan saat ini, karena memang tembok pagarnya sudah rapuh karena sudah tua. Kemudian, karena banyak timbunan puing bekas bangunan sekolah di atasnya,” katanya, Ahad (29/12/2019).

Kerusakan dari tiga rumah tersebut ditafsir sekitar Rp 50 juta, dan kerusakan pagar tembok sekolah sekitar Rp 30 juta. Namun, pihaknya tidak bisa memberikan bantuan pertanggungjawaban perbaikan rumah. Sebab, BPBD hanya memberikan bantuan berupa logistik dan perabot rumah tangga yang rusak.

“Tapi memang rumahnya pun masuk dalam Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Kalau dipertanggungjawabkan oleh pihak sekolah, mungkin hanya pagarnya saja. Untuk rumah, kami belum tahu, karena kalau untuk perbaikan rumah dari kami tidak ada. Kami hanya sebatas bantuan logistik saja,” ujarnya.

Seorang korban yang rumahnya rusak berat Sahani mengatakan, seluruh rumah berikut isinya rusak tertimpa pagar tembok tersebut. Bahkan, saat ini dirinya menumpang tinggal di rumah Ketua Rukun Tetangga (RT) 01 Lingkungan Kantin. Ia pun tidak pernah menyangka jika tembok tersebut akan roboh. Sebab, sebelumnya pihak sekolah membangun ruang kelas di lantai dua dan tidak ada tanda-tanda jika tembok sudah rapuh.

“Kebetulan saya sedang tidak di rumah, di dalam (rumah) ada anak-anak lima orang, tapi semuanya engga ada yang kena runtuhan. Tapi rumah hancur semua, termasuk barang-barang yang di dalam rumah. Itu temboknya memang sudah lama, kami pun tidak menyangka akan runtuh,” ucapnya.

Ia pun meminta pihak sekolah maupun Pemerintah Kota (Pemkot) Serang untuk membantu membangun rumahnya.

“Kalau kerugian, saya belum tahu berapa. Tapi yang saya mau dibantu dan diperbaiki atau dibangun lagi rumahnya biar bisa saya tempatin lagi,” katanya.

Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) SMP Negeri Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kota Serang Sarnata mengatakan, pihaknya akan menganalisa terlebih dahulu, untuk kebutuhan biaya pembangunan pagar. Mulai dari perencanaan sampai dengan membuat rencana anggaran, karena ini bukan pembangunan yang ringan.

Sebab, untuk 2020 anggaran Kota Serang sudah disahkan, dan terkait pembangunan sekolah tersebut tidak ada. Maka dari itu, Sarnata akan melakukan koordinasi dengan Kadindik, agar laporannya diteruskan ke Wali Kota atau pun Wakil Wali Kota Serang.

“Karena kan ini menangani hal yang krusial masalah pagar ini, nanti kami carikan solusinya bersama. Bahkan puing bangunan pun kami susah untuk membuangnya. Sebab, aksesnya tertutup,” ucapnya.

Ia juga akan melaporkan kejadian tersebut kepada Kepala Dindik Kota Serang selaku pengguna anggaran.

“Sehingga nanti, ke depan kami bisa mencari solusi untuk penanganannya. Pagar ini juga kan sudah bertahun-tahun usianya. Tapi yang pertama, harus kami lakukan pembersihan puing dan kedua baru memulai pembangunannya, itu pun bila anggaran sudah ada,” katanya. (Rizki Putri/YA)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here