Tekan Pengangguran, Masyarakat Diimbau tak Bawa Keluarga dari Kampung

TANGERANG, (KB).- Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar mengimbau kepada penduduk kabupaten Tangerang untuk tidak membawa sanak keluarga dari kampung halaman ke kota usai mudik, terutama yang tidak memiliki kemampuan.

”Dari mudik kemarin, saya sudah imbau untuk tidak bawa sanak saudara yang belum punya keterampilan khusus, datang atau merantau ke Tangerang. Ini juga sudah kita sampaikan ke camat dan perangkat RT dan RW,” katanya, Senin (10/6/2019).

Hal itu dilakukan untuk menekan angka pertumbuhan penduduk di Kabupaten Tangerang yang didominasi oleh pendatang asal Sumatera dan Jawa, serta menekan angka pengangguran.

”Ini kita lakukan untuk menekan angka pertumbuhan pengangguran yang didominasi oleh orang-orang yang minim keahlian atau skill,” ujarnya.

Sementara itu sebagai daerah yang menjelma dengan kota metropolitan, Kota Tangerang termasuk memiliki daya tarik bagi pendatang baru. Para warga luar daerah diprediksi akan berdatangan pasca Hari Raya Idulfitri ke kota berjuluk seribu industri dan sejuta jasa ini untuk mengubah nasibnya menjadi lebih baik.

Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Tangerang Rakhmansyah mengungkapkan, jumlah pengangguran dan ketersediaan lapangan pekerjaan. Ia pun menyebutkan, jumlah pengangguran yang berusia produktif di Kota Tangerang diperkirakan mencapai 77 ribu orang.

“Sementara jumlah ketersediaan lapangan kerja mencapai 16 ribuan,” ujar Rakhmansyah.

Dia mengatakan, pihaknya akan menggelar job fair yang rencananya berlangsung di Mall Balekota pada pekan ketiga pada Juli mendatang dengan melibatkan 50 perusahaan industri.

“Kita targetkan tahun ini bisa terima 12 ribu orang pencaker (pencari kerja),” ucapnya. (DA)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here