Tekan Angka Pengangguran, Pemkot Cilegon Siap Fasilitasi Pekerja Non Formal

CILEGON, (KB).- Kepala Bagian Ekonomi Pembangunan (Ekbang) Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon Bayu Panatagama, mengatakan, guna menekan angka pengangguran di Kota Cilegon, Pemkot Cilegon akan memberdayakan para pekerja non formal termasuk Pedagang Kaki Lima (PKL).

“Saya yakin pemberdayaan pekerja non formal  adalah salah satu langkah untuk menekan angka pengangguran di Kota Cilegon yang cukup tinggi,” katanya, Kamis (18/10/2018).

Ia menuturkan, pekerja non formal seperti tukang ojek pangkalan dan PKL, apabila diberdayakan akan terasa  manfaatnya. Untuk mendukung pemberdayaan PKL, pihaknya sudah menyelesaikan Peraturan Wali Kota (Perwal) No 16 tahun 2018 tentang Penataan dan Pemberdayaan Pedagang kaki Lima.

“Mereka (para pekerja informal) itu perlu difasilitasi untuk menyelenggarakan usaha–usaha, sehingga selain terlindungi juga bisa tertata dengan baik,” ujarnya.

Bayu meminta kepada para pekerja non formal tersebut agar membuat forum atau asosiasi untuk berkomunikasi dengan pemerintah. Bahkan, kata dia pihaknya siap memfasilitasi dalam pembentukan paguyuban atau forum tersebut.

Ia berharap, target penurunan angka pengangguran bisa ditekan dengan mengoptimalisasikan sektor informal. Dengan demikian, maka akan terjadi penguatan daya beli masyarakat yang meningkat. Ketika sistem edukasi  baik, maka dapat menghasilkan sumberdaya yang berkualitas sehingga angka pengangguran dan kemiskinan sedikit demi sedikit dapat terkikis.

“Insyallah kami optimis, target penurunan angka pengangguran bisa ditekan dengan cara mengoptimalisasikan sektor informal,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua Paguyuban Pedagang Lesehan Ridwan menyambut baik wacana tersebut. Ia berharap Pemkot secepatnya menggelar pertemuan, karena bukan pihaknya saja yang menginginkan,akan tetapi banyak forum atau komunitas lainnya yang ingin adanya pertemuan dengan Pemkot. (HS)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here