Tekan Angka Pengangguran, Disnaketrans Kabupaten Serang Siapkan Sejumlah Pelatihan

SERANG, (KB).- Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Serang menyiapkan sejumlah program pelatihan untuk warga Kabupaten Serang. Pelatihan diharapkan dapat memberikan keahlian kepada warga sehingga dapat bekerja atau membuka usaha secara mandiri, sehingga angka pengangguran di Kabupaten Serang terus berkurang.

Kepala Bidang (Kabid) Pelatihan dan Produktivitas Tenaga Kerja Disnakertrans Kabupaten Serang Sutarya menuturkan, tahun ini Disnakertrans Kabupaten Serang berencana memberikan pelatihan menjahit kepada 20 warga di salah satu desa yang ada di Kecamatan Bojonegara dan Pulo Ampel.

Kegiatan dilakukan agar warga mendapatkan keahlian dan menjadikannya sebagai peluang usaha bagi mereka. Rencananya kegiatan akan dilaksanakan sekitar Februari 2020.

“Rencananya kami mau berikan pelatihan menjahit untuk 20 warga, pertama itu Bojonegara lalu Pulo Ampel. Pelatihan direncanakan akan dilakukan selama 15 hari. Nanti semua desa juga selalu kami berikan pelatihan,” ucapnya kepada Kabar Banten belum lama ini.

Dia menjelaskan, pelatihan setiap tahunnya berbeda-beda, dari mulai pelatihan menjahit, montir dan lainnya.

“Kan pelatihannya berbeda, ada pelatihan montir, menjahit dan lainnya. Kami berikan pelatihan agar warga bisa mandiri,” ucapnya.

Selain itu, kata Sutarya, saat ini pihaknya juga masih membuka penjaringan untuk warga Kabupaten Serang yang mau mengikuti pelatihan di Balai Besar Latihan Kerja (BBLK) Bandung dan Bekasi. Pendaftar hingga saat ini terus menambah setiap harinya. Setelah dibukanya penjaringan, mereka nantinya akan masuk tahap seleksi oleh BBLK Bandung langsung.

“Yang penjaringan pelatihan di Bandung masih buka sampai akhir Februari 2020 ini. Pendaftarnya juga terus bertambah, sehari bisa dua sampai tiga orang,” ujarnya.

Kemungkinan, lanjutnya peserta akan diberangkatkan pada Maret 2020. Pelatihan untuk di BBLK Bandung akan dilaksanakan selama 1,5 bulan.

“Kalau disana pelatihannya sekitar 1,5 bulanan. Lebih lama, nanti mereka dapat sertifikat dari BBLK Bandung dan bisa dipakai untuk melamar ke perusahaan,” ujarnya.

Dia berharap, dengan adanya pelatihan ini angka pengangguran di Kabupaten Serang tahun ini dapat menurun. Pelatihan yang diberikan dinilai mampu membuka peluang usaha bagi peserta yang mengikuti.

Sementara untuk tahun lalu, terdapat sekitar 48 peserta yang telah mengikuti pelatihan kerja di BBLK Bandung dan Bekasi. (TM)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here