Tatu Akan Buat Pusat Kajian Kitab Kuning

SERANG, (KB).- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang secara serius akan membangun pusat kajian kitab kuning di Kecamatan Tanara. Hal itu diungkapkan Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah saat menghadiri haul Sultan Ageng Tirtayasa ke 327 di Kecamatan Tirtayasa, Kamis (14/3/2019) malam.

Tatu mengatakan, saat ini Pemkab Serang pun sudah mengadakan lahan untuk membangun islamic center. Islamic center nantinya akan dijadikan tempat kajian kitab kuning. “Itu jadi tempat kajian kitab kuning di Kabupaten Serang,” ujar Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah.

Menurut dia, pusat kajian tersebut menjadi sangat penting mengingat di Kabupaten Serang ada banyak ahli kitab kuning. “Kalau tidak dilestarikan khawarir akan musnah begitu saja. Jadi supaya berkesinambungan kepada generasi penerus di Kabupaten Serang dan Banten oleh sebab itu kita berupaya melestarikan kitab kuning,” tuturnya.

Tatu mengatakan, saat ini Pemerintah Kabupaten Serang sudah mulai menata salah satu dari sekian banyak tempat ziarah di Kabupaten Serang. Salah satunya makam pahlawan Nasional Sultan Ageng Tirtayasa. Sultan Ageng Tirtayasa sendiri merupakan sosok pahlawan sekaligus ulama yang berjuang untuk memerdekakan dari penjajahan. “Kami ingin menata sekaligus tapi anggaran terbatas,” ujarnya.

Saat ini kata Tatu, Provinsi Banten telah ditetapkan oleh pusat sebagai daerah wisata religi. Hal itu dikarenakan banyak tempat ziarah dan ribuan pondok pesantren ada di Banten.

Tentunya, ujar dia, wisata di Serang dan Banten harus senafas dengan masyarakatnya yang religi. “Tentunya tidak bisa menata wisata kita seperti Bali karena suasananya beda. Jadi kita punya tempat wisata religi yang bisa dijual ke mancanegara,” katanya. (Dindin Hasanudin)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here