Senin, 28 Mei 2018
Sejumlah penari Bandrong Ing Cilegon sedang melakukan gerakan tarian dalam Banten Expo 2017 yang digelar di BSD, Kota Tangerang, Kamis (16/11/2017).*

Tari Bandrong Pukau Pengunjung Banten Expo 2017

BUNYI gamelan bercampur irama kendang dan gong bersahutan dengan suara rebana dihiasi alunan terompet mengiringi gerakan sekelompok penari asal Kota Cilegon. Mereka bersemangat membawakan tari Bandrong Ing Cilegon dalam perhelatan Banten Expo 2017, di Gedung ICE Jl. BSD Grand Boulevard Raya No.1, BSD City Kota Tangerang.

Seiring dengan berlangsungnya tarian, tidak henti-hentinya penonton memberikan aplaus kepada 7 penari yang terdiri dari 2 pria dan 5 wanita. Berbagai gerakan silat yang dipadu dengan tarian menandakan ciri khas bahwa Kota Cilegon sebagai salah satu kota yang mempunyai tradisi kearifan lokal dan melestarikan budaya pencak silat.

Kepala Bidang Kebudayaan pada Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kota Cilegon, Tini Suswatini mengatakan, dalam Banten Expo 2017 pihaknya menghadirkan 3 atraksi yakni Tarian Bandrong Ing Cilegon, Tarian Tradisional dan debus yang diperunjukkan, Kamis (16/11/2017).

“Kegiatan Banten Expo ini merupakan event rutin dan salah satu rangkaian HUT Banten yang digelar tiap tahun. Kota Cilegon wajib mengikuti kegiatan tersebut. Selain pameran budaya dan kerajinan, kami mengirimkan budaya tari sebagai salah satu keikutsertaan kami,” katanya, Jumat (17/11/2017).

Tarian tradisional dan debus, serta tarian Bandrong Ing Cilegon banyak menyedot perhatian pengunjung Banten Expo. Yang menarik dari tarian ini, adanya perpaduan gerak tari dengan seni budaya pencak silat.  “Para penarinya terlihat piawai dalam memperagakan jurus tari yang begitu indah dilihat seperti memainkan jurus seni silat.Tapi memang ada unsur tari,” ucapnya.

Menurut dia, tarian Bandrong Ing Cilegon adalah tarian selamat datang di Kota Cilegon yang telah dikukuhkan dan diresmikan oleh Pemerintah Kota Cilegon di Gedung Sanggar Seni Budaya “Kule Sedanten” Cilegon Mandiri. “Tarian selamat datang Bandrong Ing Cilegon ini merupakan sebuah langkah yang sangat baik dalam upaya mempertahankan kesenian tradisional khususnya seni tari tradisi.Kalau dulu belum ada,sekarang sudah ada, jadi memang tarian Bandrong Ing Cilegon selalu ditampilkan pada saat kegiatan-kegiatan,” tuturnya.

Sementara itu Kepala Disparbud Kota Cilegon selaku pembina tarian Bandrong Ing Cilegon menuturkan, gerak dasar ini berasal dari jurus-jurus pencak silat aliran bandrong, sehingga butuh penataan irama gerak dan tabuhan yang mengiringi gerak tari itu sendiri. “Harapannya kesenian ini menjadi pintu masuk bagi generasi muda Banten khususnya Cilegon untuk menggeluti seni bandrong itu sendiri, yang merupakan seni budaya asli Banten,” katanya.

Guna mewujudkan tari Bandrong Ing Cilegon sebagai seni tari khas daerah Cilegon, tarian tersebut selalu ditampilkan dalam setiap momen penyambutan tamu baik pejabat maupun kegiatan lainnya.
Setiap kali penyambutan tamu di Kota Cilegon, tarian itu selalu ada, karena sebagai salah satu upaya dalam mempromosikan Kota Cilegon dan juga pelestarian seni khas daerah Cilegon. (Himawan Sutanto)***


Sekilas Info

Sambut Lebaran, Banten Promosikan Destinasi Wisata

Dinas Pariwisata Provinsi Banten mengajak pemerintah daerah untuk mempromosikan dan menyosialisasikan destinasi wisata di masing-masing …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *