Tanto Warsono Arban: Program Harus Punya Nilai Tambah

PANDEGLANG, (KB).- Wakil Bupati Pandeglang Tanto Warsono Arban mengatakan, Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) merupakan bagian dari amanat Undang-Undang Nomor : 25 tahun 2004, dan Permendagri no. 6 tahun 2018 tentang perencanaan pembangunan. Oleh karena itu, lanjut Tanto, berharap program yang diajukan oleh perangkat desa harus memiliki nilai tambah.

“Maka dari itu, dari setiap proses perencanaan program pembangunan harus prioritas. Analisa pengujian masing-masing institusi dari perangkat desa harus dilakukan, sehingga ada nilai tambah dan saat naik ke atas tidak terdegradasi,” kata Wakil Bupati Pandeglang Tanto Warsono saat membuka Musrenbang pertama kali tahun 2019 di Kecamatan Cadasari, Jumat (8/2/2019).

Dalam acara yang dihadiri Asda Pemerintahan Agus Priyadi Mustika, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Kurnia Satriawan dan perangkat desa tersebut, Tanto meminta setiap program yang dikucurkan ke masyarakat harus ada manfaatnya. Oleh sebab itu, harus banyak untuk pembangunan infrastruktur.

Menurut Tanto, setiap program pembangunan yang diajukan harus skala prioritas. Hal itu tentu berkaitan dengan anggaran yang dimiliki oleh Kabupaten Pandeglang.

“Kita tentunya ingin mengakomodasi semua ajuan, tapi fiskal Pandeglang terbatas. Oleh sebab itu, harus ada skala prioritas program pembangunan yang direncanakan,” tuturnya.

Sementara, Camat Cadasari Bunbun Buntaran mengatakan, anggaran Kecamatan Cadasari tahun 2019 sekitar Rp 5,5 miliar. Dari jumlah tersebut, diperuntukkan bagi infrastruktur yaitu pembangunan dua jembatan sekitar Rp 450 juta untuk Desa Koranji dan Cadasari, peningkatan jalan lingkungan desa sembilan paket Rp 1,93 miliar dan perlengkapan air bersih satu paket Rp 178 juta.

“Kami berharap untuk pembangunan Jalan Baru-Tapos tinggal 3 km, Tanagara-Kurundahu 3 km dan Mandeg-Kadu Ela bisa dianggarkan tahun depan karena belum teranggarkan tahun ini,” ucapnya. (IF)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here