Tanto Warsono Arban: BUMDes Harus Berinovasi

PANDEGLANG, (KB).- Wakil Bupati Pandeglang Tanto Warsono Arban meminta agar pengelola Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) terus berinovasi dalam mengelola potensi dan keuangan desa. Soalnya, lanjut Tanto, banyak BUMDes yang gulung tikar akibat pengelolanya tidak mampu bertahan dalam merintis usaha BUMDes.

”Biasanya para pengelola tidak tahan ketika di awal tahun sampai tahun ketiga usahanya terus merugi. Bersabarlah, berapa banyak orang sukses yang tekun ternyata hasil akhirnya mampu membuahkan hasil. Bagaimana Thomas Alfa Edison, penemu bola lampu baru berhasil ketika telah melakukan lebih dari seribu percobaan,” kata Wakil Bupati Pandeglang Tanto Warsono Arban kepada Kabar Banten, Jumat (18/10/2019).

Menurut Tanto, pengelola BUMDes harus mampu berpikir inovatif. Sehingga, bisa mengembangkan usaha dalam menggali potensi yang ada di wilayahnya.

”Cari terobosan, buat peluang usaha baru, gali semua potensi yang ada di desa. Jangan hanya terpaku untuk membuka warung serba ada. Banyak usaha yang dapat dikembangkan oleh BUMDes bergantung kondisi desanya masing-masing,” katanya.

Ia mengatakan, kehadiran BUMDes bagi kemajuan perekonomian masyarakat desa, karena dalam pembangunan saat ini dilakukan mulai dari desa.

”Kita ketahui bahwa era pemerintahan sekarang sangat mendukung pembangunan Indonesia yang dimulai dari pinggiran desa. Ini bukti dengan kucuran dana desa atau DD dari tahun ke tahun makin meningkat. Dengan adanya dukungan tersebut, tentunya kita sebagai pelaku untuk terus bersemangat dalam memajukan perekonomian desa melalui BUMDes,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pemberdayaan Masyarakat DPMPD Kabupaten Pandeglang Rd Samsam Setia Muya mengatakan, pengelola BUMdes harus memahami berbagai trik, cara dan strategi membangun usaha.

”Kita juga melakukan pembinaan mengenai pemasaran, kepemimpinan, e-akuntansi BUMDes, peta jalan BUMDes sukses,” tuturnya. (IF)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here