Tantangan Pemerintah, Genjot PAD dan Investasi

DPD PKS Kabupaten Pandeglang menggelar diskusi ngopi bareng bertemakan”Pandeglang Kudu Kumaha” di salah satu hotel di Pandeglang, Ahad (8/3/2020).*

PANDEGLANG, (KB).- Meski memasuki tahun politik dan pembangunan, Pemkab Pandeglang harus tetap fokus menggenjot sektor Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan membuka keran investasi. Sebab dalam perjalanannya, Pandeglang masih menghadapi tantangan untuk menuntaskan persoalan pembangunan.

Hal itu mengemuka dalam diskusi ngopi bareng DPD PKS Pandeglang bertemakan ‘Pandeglang Kudu Kumaha’ di salah satu hotel di Pandeglang, Ahad (8/3/2020).

Dalam diskusi yang dipandu moderator Asep Sujana tersebut menghadirkan sejumlah narasumber. Di antaranya Kepala Bappeda Pandeglang Utuy Setiadi, Anggota DPRD Banten dari Fraksi PKS Nurul Wasyiah, akademisi STIA Banten Agus Lukman Hakim, Presidium KAHMI Pandeglang Iing Andri Supriadi dan Ketua PWI Pandeglang Iman Fathurohman dari Harian Umum Kabar Banten.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Bappeda Pandeglang Utuy Setiadi menjelaskan, pemerintah daerah telah berupaya optimal menjalankan program pembangunan di segala sektor. Apalagi tahun ini telah ada revisi Perda Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW). Payung hukum ini akan memberikan ruang gerak bagi investasi pembangunan.

Sebab, suatu daerah akan maju jika memiliki iklim investasi yang sehat dan itu akan menopang ke arah PAD.

“Ya, kita sepakat menjawab tema’ Pandeglang Kudu Kumaha’. Maka jawabannya dengan kerja keras menggenjot sektor PAD dan investasi agar Pandeglang lebih maju,” ujar Utuy.

Ia mengungkapkan, banyak program strategis yang dilakukan pemkab baik jangka panjang maupun jangka pendek.

“Kami akan menerima masukan yang sifatnya membangun dari para pihak untuk kemajuan Pandeglang lebih baik,” tuturnya.

Presidium KAHMI Pandeglang Iing Andri menyatakan, untuk menjawab tema diskusi tersebut sangat sederhana, yakni ke depan Pembangunan Pandeglang harus dilanjut ke arah lebih baik. Tentunya pembangunan berkelanjutan ini harus dilakukan oleh pemimpin saat ini.

“Meski masih banyak pembangunan yang harus dibenahi dan dilanjutkan, namun harus fokus menggenjot PAD agar bisa dinikmati oleh masyarakat. Ya, soal PAD ini sangat penting dan harus didiskusikan untuk menerima masukan dari semua pihak,” kata politikus Demokrat Iing Andri.

Anggota DPRD Banten dari Fraksi PKS Nurul Wasyi’ah menyatakan, Pandeglang ke depan harus lebih maju dan masyarakat lebih sejahtera.

“Secara politik, bupati harus sejalan dengan visi dan misi partai politik mengusungnya untuk kemajuan demi membangun daerah untuk kesejahteraan masyarakat. Terutama bagaimana persoalan investasi dan PAD harus ditingkatkan ke arah lebih baik,” katanya.

Sementara itu, akademisi STIA Banten Agus Lukman menjelaskan, pemerintah harus memperhatikan persoalan faktual data kemiskinan dan upaya untuk mengatasinya dengan baik dan cepat. Dengan demikian, ke depan program pembangunan bisa tepat sasaran dan merata untuk dinikmati masyarakat.

“Di sini harus ada sinkronisasi semua pihak, masyarakat, eksekutif, legislatif dan stakeholder. Nah, soal investasi dan angka pengangguran juga bagian dari tanggung jawab bersama, termasuk parpol di DPRD harus mampu mengubah pola pikir warga binaan ke arah lebih baik,” tuturnya. (IF)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here