Minggu, 18 November 2018

TANTANGAN DI ERA REVOLUSI INDUSTRI 4.0

Oleh :

Hj. Ade Muslimat. S.Mn.MM.M.Si

Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi telah mengubah dunia sebagaimana revolusi generasi pertama melahirkan sejarah ketika tenaga manusia dan hewan digantikan oleh kemunculan mesin. Berikutnya pada revolusi industri generasi kedua ditandai dengan kemunculan pembangkit tenaga listrik, penemuan ini memicu kemunculan pesawat telepon, mobil, pesawat terbang dan lain-lain.

Kemudian revolusi industri generasi ketiga ditandai dengan kemunculan teknologi digital dan internet. Selanjutnya pada revolusi generasi keempat inilah muncul pola baru yaitu disruptif teknologi . hadir begitu cepat dan mengancam keberadaan perusahan-perusahaan incumbent. Sejarah telah mencatat bahwa revolusi industry keempat ini telah banyak menelan korban dengan matinya perusahaan-perusahaan raksasa., kondisi inilah yang biasa disebut-sebut dengan istilah Revolusi Industri 4.0.

Memasuki era revolusi industri 4.0 para akademisi khususnya mahasiswa diharuskan mempersiapkan diri dengan maksimal serta menonjolkan keunikan atau pembeda dan nilai tambah (added value). Dalam revolusi industry 4.0 terjadi perintegrasian antara sistrem otomasi dan internet. ( menggabungkan teknologi otomatisasi dengan teknologi cyber).

Dengan sistem produksi industri. Tandanya persaingan untuk mendapatkan pekerjaan semakin ketat. Tidak perlu susah payah memikirkan bagaimana caranya, sebab hal tersebut semestinya bisa diasah atau sudah diterapkan dengan program yang disediakan atau difasilitasi oleh kampus itu sendiri.

Ada beberapa program yang harus ada dalam kampus dalam menghadapi revolusi industrin 4.0 ini, diantaranya adalah:

1. Program Magang biasa disebut istilah program ‘internship’ mahasiswa, dengan mengikuti program magang, para mahasiswa bisa cepat beradaptasi dengan lingkungan kerja setelah lulus kuliah. Bahkan mahasiswa bisa mendapatkan gambaran nyata sebagaimana ilmu yang didapatkan dikelas bisa langsung diaplikasikan didunia kerja. Maka kualitas program magang dari sebuah kampus sangatlah penting. Pastikan kampus memiliki program magang diperusahaan bertaraf nasional dan internasional. Contoh kampus yang sudah tidak diragukan lagi dengan program ini salah satunya Universitas Bakrie.

2. Penerapan bahasa asing, dimasa kini, kita tidak hanya bekerja dengan orang yang berkewarganegaraan yang sama dan berlokasi di negara sendiri. Melainkan juga bekerja sama dengan negara asing. Untuk itu mahasiswa dan dosen harus bisa mengasah kemampuannya dalam berbahasa asing. Contoh di Swiss German University di Tangerang, menerapkan penggunaan bahasa Inggris secara menyeluruh dalam kegiatan belajar mengajarnya, mulai dari penyampaian materi dikelas, tugas, buku/modul hingga skripsi. Atau contoh lain, di Malaysia walaupun negaranya menggunakan bahasa melayu tapi untuk proses belajar mengajarnya bahasa inggris dan mandarin yang dipakai.

3. Kurikulum yang selaras dengan industri, kurikulum memiliki peranan yang sangat penting dalam pelaksanaan perkuliahan. Ini dikarenakan kurikulum menjadi rujukan apa yang diajarkan pada mahasiswa dan apa yang dimiliki mahasiswa setelah lulus. Maka sebuah kampus harus punya kurikulum yang selaras dengan industri saat ini agar bisa mencetak lulusan yang berkualitas. Contoh dikampus Universitas Multimedia Nusantara. Contoh lain, kurikulum yang sistemnya serba online di kampus Universitas Terbuka, disaat kampus-kampus sekarang ini sibuk dengan sistem onlinenya, tapi semua mengetahui UT adalah pelopor sistem online/pembelajaran jarak jauh (PJJ) sudah dimulai dari tahun-tahun sebelumnya.

4. Program Dual Degree Internasional, program ini dulu masih jarang ditemui di Indonesia kini sudah beberapa kampus yang memiliki program ini. Sebenarnya program ini sangat dibutuhkan mahasiswa jaman sekarang. Melalui program gelar ganda, mahasiswa akan punya kompetensi yang lebih komprehensif terkait keilmuan yang dipelajarinya karena program ini menerapkan kurikulum berstandar internasional., perguruan tinggi di Indonesia dan rekanan dinegara lain. Selain itu, mahasiswa akan mendapatkan dua gelar berlaku setara melalui program ini. Contohnya di kampus Universitas Indonesia memiliki program Dual Degree dengan kampus Australia.

5. Kerjasama kuat dengan dunia industri, kampus yang mengadakan kerjasama dengan dunia industry makin memantapkan kompetensi lulusannya, dengan melakukan kerjasama dengan pihak industry, mahasiswa jelas mempunyai nilai tambah yang dibutuhkan oleh industry setelah lulus. Sebab apa yang diajarkan oleh kampus pada mahasiswa memiliki kesinambungan dengan dunia industri. Salah satunya kampus Universitas Prasetiya Mulya yang memiliki program ini.

Tujuan utama dari industry 4.0 ini jika dikaitkan dengan produksi adalah kestabilan industri barang dan kebutuhan. Industri 4.0 memungkinkan pendataan kebutuhan masyarakat secara real time dan mengirim data tersebut ke produsen . sehingga para produsen dapat memproduksi dengan jumlah yang tepat sesuai kebutuhan. Tentunya secara ekonomi, hal ini dapat menjaga kestabilan harga. Secara bisnis, hal ini dapat memperluas pasar.

Menghadapi revolusi industri 4.0 tentu bukan hal mudah. Ada beberapa hal yang perlu dipersiapkan, misalnya saja merubah metode pembelajaran dalam dunia pendidikan yang ada saat ini. Yang paling fundamental adalah mengubah sifat dan pola pikir anak-anak zaman sekarang. Menurut versi kemenristekdikti dalam menghadapi revolusi industry 4.0 ini adalah dengan membangun sistem pembelajaran yang lebih inovatif, rekonstruksi kebijakan kelembagaan, peningkatan kualitas dosen dan terobosan hasil riset.

Maka dari itu di era ini harus ada kolaborasi lintas sektor, yang semuanya mesti terlibat diantaranya yaitu melibatkan pihak pemerintah, akademisi dan pelaku industri. Agar dampak revolusi industry 4.0 ini benar-benar memberikan manfaat untuk semua lapisan masyarakat. (Penulis adalah: Dosen Fakultas Ekonomi & Bisnis Universitas Serang Raya)*


Sekilas Info

Panen Garam di Empang Bandeng

Sejak saya kecil, Kampung/Desa Domas, Kecamatan Tirtayasa, Kabupaten Serang terkenal sebagai penghasil ikan Bandeng. Rasa …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *