Tanpa Perawatan, Jembatan Kedondong Memprihatinkan

SERANG, (KB).- Jembatan Kedondong yang menghubungkan Kampung Kedondong dengan Kampung Bojong Lo di Desa Mekarsari, Kecamatan Carenang kondisinya memprihatinkan. Hal itu dikarenakan jembatan sepanjang 70 meter dengan lebar 2,60 meter tersebut belum pernah mendapatkan perawatan sejak awal berdirinya tahun 2001.

Pantauan Kabar Banten, jembatan yang membentang diatas Sungai Cidurian itu sudah tampak lapuk pada alas kayu nya. Sedangkan pada besi pegangannya pun sudah banyak berkarat dan beberapa sudah putus. Setiap kali ada kendaraan yang melintas jembatan itu bergoyang dan berderat, seolah akan putus. Oleh karena itu warga yang melintas pun harus berhati hati dan tidak bisa bersamaan.

Seorang warga Desa Mekarsari, Habib mengatakan jembatan kayu itu telah dibangun sejak tahun 2001 secara swadaya. Namun sampai saat ini jembatan itu belum pernah mendapat perbaikan ataupun sentuhan pemerintah. Padahal kondisinya saat ini sudah memprihatinkan. “Dibangun sama warga dulu. Kalau perbaikan mah belum pernah,” ujarnya kepada Kabar Banten, Rabu (4/7/2018).

Habib yang sehari hari menjaga jembatan itu mengatakan, jembatan yang mengalir di atas aliran Sungai Cidurian tersebut menghubungkan dua kampung yakni Bojonglo dan Kedondong. Selain itu warga dari Kabupaten Tangetang juga banyak yang menggunakannya untuk arus lalu lintas. “Bukan cuma motor yang lewat tapi mobil juga lewat sini. Ini jembatan penting,” katanya.

Ia menjelaskan, karena kondisi jembatan yang demikian, dirinya pun seringkali melihat ada mobil yang kejeblos ban nya. Sebab beberapa kayu jembatan itu memang sudah lapuk. “Banyak yang lewatnya mah karena ini alternatif dan dekat,” tuturnya.

Sementara, Kepala Seksi Kemasyarakatan Desa Mekarsari Hendra mengatakan sudah berulangkali mengajukan perbaikan jembatan tersebut. Namun sampai saat ini belum ada perbaikan. “Terakhir tahun 2017 diajukan, dari kecamatan juga sering moto moto. Tapi belum ada saja,” ujarnya.

Hendra mengatakan, jembatan memang merupakan akses penting warga sekitar. Oleh karena itu ia berharap jembatan itu bisa segera dibangun. Agar lalu lintas warga bisa lancar dan terganggu. “Kan sudah pernah diajukan, ya harapannya mah diperbaiki. Dulu pernah ada mobil kejeblos karena kayunya patah,” tuturnya. (DN)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here