Tanpa Papan Informasi, Proyek Betonisasi Jalan Dipertanyakan

SERANG, (KB).- Pembangunan jalan di Lingkungan Kuranji Kidul, RT01/RW02, Kelurahan Kuranji, Kecamatan Taktakan, Kota Serang dipertanyakan warga. Alasannya, hal tersebut, karena tidak adanya papan informasi pada proyek tersebut.

Pantauan di lokasi pada Jumat (27/9/2019), betonisasi pada jalan lingkungan tersebut, masih dalam tahap pengerjaan dan tinggal menyisakan sedikit pekerjaan. Namun, tidak ada papan informasi proyek yang terpampang. Selain itu, betonisasi juga dikerjakan tanpa menggunakan rangka besi.

Ketua RT setempat Madnoh tidak mengetahui apakah jalan lingkungan tersebut, dibangun pemerintah kota ataupun provinsi, karena pada pembangunan jalan sepanjang 220 meter tersebut, tidak ada papan informasi proyek. “Saya pernah nanya terkait papan informasi itu pas awal-awal mau ngebangun, tapi sampai sekarang gak ada,” katanya.

Menurut dia, pihak pemborong hanya sekali menemuinya untuk meminta izin dan meminta pengamanan logistik pada awal pembangunan. Namun, hingga pekerjaan hampir selesai pemborong tidak pernah menemuinya lagi.

“Ini sudah lebih dua minggu pengerjaanya, kalau terkait besi saya gak tahu, karena pas ditanyakan pun katanya boleh dibangun tanpa besi. Kalau warga kan senang saja ada pembangunan,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP) Kota Serang Iwan Sunardi menuturkan, pembangunan jalan lingkungan memang kewenangan dinasnya, tetapi dia tidak mengetahui adanya proyek pembangunan di jalan lingkungan Kelurahan Kuranji. “Saya sudah tanya kabid, kami tidak ada pembangunan di sana,” ucapnya.

Ia menuturkan, dalam setiap pembangunan diwajibkan adanya papan informasi proyek. Namun, pembangunan jalan lingkungan diperbolehkan tidak menggunakan besi. “Kalau papan informasi itu harus, tapi kalau besi tidak diwajibkan untuk jalan lingkungan,” tuturnya.

Senada Kepala DPU Kota Serang M Ridwan mengatakan, tidak ada kegiatan pembangunan jalan lingkungan di Kelurahan Kuranji pada OPD yang dipimpinnya. Ia membenarkan, bahwa jalan lingkungan tidak diwajibkan menggunakan besi. “Di kami tidak ada pembangunan di Kuranji,” katanya.

Sementara itu, Lurah Kuranji Dede Satudin tidak megetahui terkait tidak terpasangnya papan informasi. Alasannya, selama pembangunan belum pernah ada komunikasi dari pihak pemborong.

“Saya pernah diajak keliling ketika awal pembangunan, kemudian si pemborong minta kontak saya. Katanya mau ngehubungi saya, tapi sampai sekarang tidak ada,” ujarnya.

Sehingga, dia tidak mengetahui sejauh mana progres pembangunan jalan tersebut. Namun, dia mengatakan, pembangunan tersebut, dilaksanakan Dinas Perkim Provinsi Banten. “Untuk lebih jelas tanya perkim provinsi saja,” ucapnya. (Masykur/YA)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here