Tangkal Berita Hoax, Pemkab Serang Siapkan 10 KIM

Anas Dwisatya, Kepala Diskominfosatik Kabupaten Serang.*

SERANG, (KB).- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang melalui Dinas Komunikasi Informatika, Persandian dan Statistik (Diskominfosatik) berencana membentuk 10 Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) pada akhir 2019. Hal itu dilakukan di antaranya untuk meminimalisir penyebaran berita hoax termasuk menjelang Pilkada 2020.

Kepala Diskominfosatik Kabupaten Serang, Anas Dwisatya mengatakan,‎ keberadaan KIM penting karena mereka bisa menyampaikan program pembangunan pemerintah ke masyarakat dan juga bisa menyampaikan aspirasi masyarakat ke Pemerintah Daerah (Pemda).

“Kita berharap KIM tumbuh swadaya, apalagi saat pilkada banyak berita hoax yang harus diklarifikasi. Melalui KIM ini mudah – mudahan ada jejaring yang bisa menyampaikan,” ujarnya kepada Kabar Banten saat ditemui di ruangannya, Selasa (19/11/2019).

Anas mengatakan, untuk saat ini satu KIM yang sudah dibentuk baru di Kecamatan Pontang. Sedangkan enam lagi masih dalam proses pembentukan. “Dia (KIM Pontang) sudah ada kegiatan di PU (Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang) untuk melakukan sosialisasi ke masyarakat,” katanya.

Namun demikian diakhir 2019 pihaknya menargetkan terbentuk KIM di sepuluh kecamatan. Anas mengaku dalam waktu dekat akan mengundang para‎ camat dan sekaligus mengundang kader KIM yang sudah ada.

Sementara, Kasi Pelayanan Informasi Publik Diskominfosatik Kabupaten Serang, Agus Yasa mengatakan, pembentukan KIM ini susunannya terdiri dari masyarakat untuk masyarakat yang disahkan oleh camat setempat. Pembentukan KIM merupakan arahan langsung Kementerian Kominfo.

“‎Dari Kementerian itu menargetkan setiap kabupaten/kota terbentuk KIM sejumlah setengah kecamatan plus satu. Berarti kita 15 kecamatan minimal, tapi lebih dari itu alangkah bagusnya, jadi saya punya perwakilan di setiap kecamatan yang mau mendengarkan aspirasi masyarakat,” ujarnya.

Agus mengatakan, untuk pembinaannya pihaknya akan mengandalkan hibah bansos. Begitu ada legal standing, pihaknya akan memasukan ke Serang Open untuk mendapatkan hibah bansos.

“Jadi buat RAB (Rencana anggaranbiaya) nantinya terus ajukan ke Serang Open. Untuk masuk hibah bansos dariJanuari sampai April. Jadi KIM ini nanti penyambung lidah masyarakat, kalau ada masalah di daerah datang kesini perwakilan saja jangan sampai demo,” ucapnya. (DN)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here