Jumat, 14 Desember 2018

Tanggap Darurat Pasca Gempa Di Sulteng, BPJS Ketenagakerjaan Jemput Bola Korban Gempa Palu-Donggala

TANGERANG, (KB).- Pasca gempa dan gelombang tsunami yang melanda wilayah Palu, Donggala dan Sigi pada 12 hari yang lalu, simpati dan dukungan terus berdatangan dari seluruh wilayah Indonesia dan tak terkecuali dunia internasional. Gempa berkekuatan 7,7 SR berpusat di laut Donggala yang mengakibatkan tsunami di Pantai Palu, Sulawesi Tengah sempat melumpuhkan aktivitas ekonomi dan sosial yang ada di Kota Palu.

Dampak lain dari gempa tersebut juga terjadi tanah amblas atau Likuifaksi di Kelurahan Petobo, Balaroa, dan Jono Oge. Menurut data BNPB yang di rilis pada tanggal 9 Oktober 2018, jumlah korban tewas tercatat sebanyak 2.010 orang, dimana jumlah korban tewas terbesar berada di wilayah Palu dengan jumlah 1.601 Orang.

Terkait hal itu, BPJS Ketenagakerjaan telah melakukan layanan tanggap darurat dengan melakukan layanan jemput bola berupa pendataan langsung ke perusahaan peserta yang terkena dampak gempa dan tsunami dengan menurunkan Tim Tanggap Darurat untuk membantu Kantor Cabang Palu dalam memberikan pelayanan kepada para peserta.

Direktur Pelayanan BPJS Ketenagakerjaan, Krishna Syarif di sela kunjungan menjenguk David Lecky, peserta yang terjatuh dari lantai 7 Hotel Roa Roa mengatakan kalau David ketika itu sedang melakukan aktivitas pekerjaan sebagai staf engineering saat gempa terjadi. Sehingga musibah yang menimpa David masuk dalam lingkup kecelakaan kerja dan harus segera mendapatkan pengobatan tanpa batasan biaya sesuai dengan indikasi medis.

Selain iti Krishna juga menyerahkan bantuan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) BPJS Ketenagakerjaan berupa kebutuhan pokok yang dapat dipergunakan untuk kebutuhan hidup sehari-hari kepada David dan keluarga. Berdasarkan data BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Palu posisi 30 September 2018, tenaga kerja aktif di Kota Palu sebanyak 31.547 tenaga kerja, Kabupaten Donggala sebanyak 4.146 tenaga kerja dan Kabupaten Parigi sebanyak 5.470 tenaga kerja.

“Kami akan terus melakukan pendataan dengan mengunjungi langsung ke perusahaan dan menghimbau kepada para peserta dan perusahaan yang terkena dampak akibat gempa dan tsunami Palu, Donggala dan Sigi, agar segera melaporkan diri kepada BPJS Ketenagakerjaan Cabang Palu atau menghubungi nomor: (0451) 481212 untuk mendapatkan pelayanan. Termasuk peserta yang sudah kembali ke kampung halaman, agar mendapatkan layanan di kantor cabang BPJS Ketenagakerjaan yang terdekat dengan domisilinya,” imbuh Krishna. (DA)*


Sekilas Info

Gula Semut Lebak Tembus Pasar Timur Tengah

Gula semut merupakan gula merah versi bubuk dan sering pula disebut orang sebagai gula kristal. …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *