Tangani Anak Putus Sekolah, TCC ”Selamatkan” 2.000 Warga

TANGERANG, (KB).- Program Tangerang Cerdas Center (TCC) yang diluncurkan Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah Juli 2019 lalu langsung dirasakan manfaatnya bagi masyarakat.

Melalui Dinas Pendidikan Kota Tangerang yang dibantu kecamatan dan kelurahan setempat, jangkauan TCC terus diperluas. Hingga saat ini, sudah 2 ribu lebih warga melanjutkan sekolah.

Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah menginginkan semua anak di Kota Tangerang mengenyam pendidikan tanpa terkecuali. Hal tersebut sangat penting dan mendasar bagi masa depan anak bangsa.

Melalui program ini, Pemkot Tangerang membiayai kebutuhan anak untuk kembali ke bangku sekolah. “Berapapun biayanya, insya Allah kami biayai. Asalkan semua anak di Kota Tangerang bisa bersekolah,” kata Arief.

Dengan adanya program ini, kata Arief, pemkot tak hanya membantu anak yang masih usia sekolah. Tapi orang dewasa yang belum memiliki ijazah pendidikan formal akan didorong mengikuti kejar paket.

Bahkan orang nomor satu di Kota Tangerang ini menginstruksikan dinas pendidikan, dinas sosial, camat dan lurah untuk terus melakukan verifikasi data masyarakat Kota Tangerang yang putus sekolah. “Jangan sampai ada satu anak pun di Kota Tangerang yang putus sekolah. Apapun kesulitannya kami akan bantu,” ujarnya.

Kabid Pembinaan SMP pada Dindik Kota Tangerang Eni Nurhaeni mengatakan, anak-anak putus sekolah yang menerima program TCC melanjutkan pendidikan melalui kejar paket. Mulai dari paket A (setara SD), paket B (setara SMP), dan paket C (setara SMA).

“Semua kami jangkau, data dan fasilitasi. Bergantung pada jenjang apa mereka putus sekolahnya,” ujar Eni di Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Kamis (14/11/2019).

Dirinya berharap, dengan TCC Kota Tangerang dapat menjadi kota zero putus sekolah. Sehingga, Kota Tangerang akan terus maju dengan kualitas pendidikannya serta SDM-nya sendiri.

Menurutnya, TCC harus mampu mengentaskan permasalahan anak putus sekolah demi masa depan bangsa Indonesia, khususnya Kota Tangerang. “Kami berharap di Kota Tangerang ini tidak ada lagi anak yang menganggur, anak yang tidak sekolah,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang Masyati Yulia mengatakan, program TCC bukti komitmen pemkot dalam memajukan pendidikan di Kota Tangerang.

“Bahwasanya pemerintah berkewajiban mencerdaskan kehidupan bangsa. Program ini menjadi wujud pemkot Tangerang menyejahterakan masyarakatnya dimulai dari pendidikan,” ucap Masyati.

Pihaknya melibatkan perguruan tinggi di Kota Tangerang untuk menyukseskan program ini. Mereka bertugas melakukan pendampingan terhadap anak yang putus sekolah dengan menerjunkan mahasiswa ke masyarakat.

“Metodenya memberikan motivasi dan mencari tahu apa yang dibutuhkan. Sehingga bisa dicarikan jalan keluarnya,” tuturnya.

Selain itu, dindik juga membentuk tim Satgas TCC yang tersebar di 13 kecamatan. Mereka melakukan validasi dan pendataan anak putus sekolah di wilayah.

“Personel satgas ini terdiri dari PSM, TKSK, kader PKK yang akan memvalidasi data anak putus sekolah. Masyarakat juga bisa melaporkan ke mereka,” kata Masyati.

Kini, 75 persen APS (Anak Putus Sekolah) di Kota Tangerang sudah kembali bersekolah di PKBM di masing-masing kecamatan. Masyati berharap, seluruh camat dan lurah bersinergi dalam menjalankan program TCC guna menekan jumlah anak putus sekolah di Kota Tangerang. (DA)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here