Taman Median JLS Kota Cilegon Rp 2,6 M

Pekerja melaksanakan proyek pembangunan Taman Median Jalan Lingkar Selatan (JLS) Kota Cilegon.*

CILEGON, (KB).- Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) Kota Cilegon sedang melaksanakan proyek pembangunan Taman Median Jalan Lingkar Selatan (JLS). Proyek taman sepanjang 3,8 kilometer dari ujung JLS wilayah Ciwandan tersebut, memakan anggaran hingga Rp 2,6 miliar. Pantauan Kabar Banten, sejumlah pekerja tampak sedang menaman tanaman hias. Diantara para pekerja telah berdiri pohon-pohon sawit setinggi lima meter, di mana jarak antar-sawit kira-kira empat hingga enam meter.

Kepala Dinas Perkim Cilegon, Ahmad Aziz Setia Ade Putra mengatakan, pembangunan Taman Median JLS telah dilakukan sejak awal Maret. Tanaman utama pada pembangunan taman median jalan tersebut, memang pohon sawit. “Kami pilih pohon sawit, karena pertumbuhannya cepat, daunnya rindang. Pohon ini juga tahan di daerah panas, sehingga cocok untuk ditanam di JLS wilayah Ciwandan,” katanya, Senin (9/4/2018).

Proyek tersebut mulai dilakukan setelah lelang proyek pembangunan Taman Median JLS dimenangkan CV Devi Mekar. Di mana perusahaan tersebut, menawarkan anggaran pelaksanaan sebesar Rp 2,6 miliar dari pagu anggaran Rp 2,8 miliar. “Pagunya Rp 2,8 miliar, tapi hasil lelangnya Rp 2,6 miliar. Pemenangnya CV Devi Mekar, kini sedang dalam proses pelaksanaan,” ujarnya.

Proyek tersebut, menurut dia, merupakan kelanjutan proyek pembangunan Taman Median JLS di titik nol akses masuk Pondok Cilegon Indah (PCI), Cibeber. Pihaknya sengaja melanjutkan proyek di ujung JLS wilayah Ciwandan, dalam rangka menarik perhatian para pengguna jalan dari luar kota.

“Kami prioritaskan bagian depan JLS, baik itu dari arah PCI maupun Ciwandan. Sebab, yang pertama kali dilihat pengguna jalan kan bagian depannya. Maka itu, pembangunan taman di bagian tengah JLS akan dilakukan setelah proyek di ujung PCI dan ujung Ciwandan selesai,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Sarana dan Arsitektur Kota pada Dinas Perkim Cilegon, Edhi Hendarto menuturkan, pembangunan Taman Median JLS baru mencakup 800 meter dari total 3,8 kilometer. Pihaknya menargetkan, penyelesaian pekerjaan selama tiga bulan sejak Maret. “Sekarang pengerjaanya baru sampai kilometer 9. Nanti akan diselesaikan hingga kilometer 12,” tuturnya.

Menurut dia, pihaknya sedang memikirkan persoalan kekurangan personel dalam upaya perawatan Taman Median JLS. Sebab, dari kebutuhan 80 personel, pihaknya hanya memiliki 30 personel. “Untuk menyiangi taman dari ilalang dan rumput liar, itu kan butuh pekerjaan detail. Makanya, kami butuh 80 personel. Tapi, bukan berarti kami pesimistis, 30 personel kami maksimalkan saat ini. Meskipun penyelesaiannya jauh lebih lama dari yang diharapkan,” katanya. (AH)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here