Takluk 1-0 di Palembang, Perserang Akui Ketangguhan Sriwijaya

PALEMBANG, (KB).- Klub asal Sumatera Selatan Sriwijaya FC sukses meraih poin penuh pada laga perdana Liga 2 Indonesia 2019 dengan mengalahkan Perserang (1-0), di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang, Ahad (23/6/2019).

Kemenangan pada laga kandang melawan tim asal Serang, Banten ini berkat gol tunggal dari Yericho Christiantoko pada menit ke-40. Kedua tim mengawali pertandingan dengan tempo sedang sehingga pergerakan tidak terlalu agresif ke lini pertahanan lawan.

Sriwijaya FC dan Perserang sama-sama kesulitan untuk membongkar pertahanan lawan di menit awal ini. Tempo pertandingan mulai meningkat ketika laga sudah berlangsung 30 menit.

Tim tamu Perserang justru mendapatkan kesempatan terlebih dahulu dan nyaris membuka keunggulan lima menit jelang turun minum. Peluang menjadi percuma setelah sepakan pemain depan Perserang hanya membentur tiang gawang.

Kejutan dari lawan ini, justru membangkitkan semangat Laskar Wong Kito, julukan Sriwijaya FC. Berawal dari umpan silang Yericho Christiantoko, bola yang gagal disambut pemain depan Sriwijaya FC justru meluncur deras ke gawang Perserang yang dikawal Galih Firmansyah. Skor berubah 1-0 untuk keunggulan tuan rumah pada menit ke-40, dan bertahan hingga turun minum.

Memasuki paruh kedua, Sriwijaya FC yang ingin memperlebar keunggulan dengan memasukkan dua penyerang sekaligus, Monieaga Bagus dan Ahmad Ihwan. Masuknya kedua pemain ini membuat daya serang Sriwijaya FC kian meningkat. Namun sayang kurang baiknya penyelesaian akhir membuat tak satupun gol pun tercipta hingga pertandingan usai.

Pelatih Perserang Jaya Hartono mengatakan, para pemain sudah cukup bagus dan sesuai arahan pelatih, walaupun sempat kecolongan angka di menit babak pertama. “Kami sangat bangga dengan para pemain, karena tidak ada sama sekali pemain yang di luar pada instruksi yang sudah direncanakan,” ucapnya.

Jaya melanjutkan, banyak peluang yang pihaknya ciptakan di babak kedua. Akan tetapi mungkin tidak beruntungnya Perserang sampai tidak berbuah satu gol pun. “Kami sudah maksimal dalam bertanding di babak pertama, dan lebih-lebih di babak kedua terjadi beberapa peluang. Akan tetapi lagi-lagi kami mengakui kehebatan Sriwijaya FC,” katanya kepada Kabar Banten.

Di sisi lain, asisten Pelatih Muhammad Nasuha mengatakan, seharusnya Laskar Singandaru mendapatkan penalti, karena pemain Perserang Bryan dijatuhkan dari belakang di area kotak penalti lawan.

“Sangat disayangkan wasit tidak dapat mengambil tindakan sebuah pelanggaran, akan tetapi malah dianggap play on. Padahal Bryan mengalami cedera yang cukup parah setelah itu,” tuturnya.

Pelatih Sriwijaya FC, Kas Hartadi mengatakan, dirinya sangat bersyukur atas tiga poin yang diraih pada laga perdana ini. Baginya kemenangan ini merupakan buah kerja keras para pemain meski diakui masih kesulitan dalam membongkar pertahanan lawan sejak awal hingga akhir laga.

“Lapangan juga berpengaruh karena selama ini kita lebih sering latihan di lapangan atletik. Dari kualitas rumput hingga ukuran lapangan. Transisinya juga masih kurang. Tapi keseluruhan cukup bagus,” kata Kas Hartadi. (Azzam/YA)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here