Takluk 0-1 dari Sriwijaya FC, Perserang Gagal Pertahankan ‘Clean Sheet’ di Kandang

SERANG, (KB).- Perserang gagal mempertahankan ‘clean sheet’ di kandang setelah takluk 0-1 dari Sriwijaya FC pada lanjutan pertandingan putaran kedua Liga 2 Indonesia 2019, di Stadion Maulana Yusuf, Kota Serang, Rabu (21/8/2019).

Jalannya pertandingan, dibabak pertama kedua kesebelasan terlihat bermain aman, tak banyak tendangan yang mengarah ke gawang kedua tim dan bola hanya berkutat di lapangan tengah hingga babak pertama usai, skor kacamata bertahan.

Babak kedua berjalan, kedua kesebelasan bermain menyerang. Saling jual beli serangan terjadi antara kedua tim. Memasuki menit ke-66, Perserang harus bermain dengan 10 orang karena seorang pemainnya, Hari Habrian, mendapatkan hukuman akumulasi dua kartu kuning akibat memprotes keputusan wasit.

Hal tersebut membuat tim tamu Sriwijaya FC semakin percaya diri melancarkan serangan ke lini pertahanan Perserang. Pada menit ke-86, Sriwijaya FC berhasil memecah kebuntuan melalui pemain nomor punggung 17, Hendri Satriadi, 0-1 untuk keunggulan Sriwijaya FC.

Hingga waktu tambahan 5 menit yang diberikan pada babak kedua berakhir, Perserang tak mampu menyamakan kedudukan. Skor 0-1 bertahan untuk kemenangan Sriwijaya FC.

Merasa tak diadili wasit, Pelatih Perserang Jaya Hartono mengomentari keputusan wasit yang dianggap kurang tegas dan labil.

“Kalau mengacu pada peraturan wasit, Habrian tidak layak diberikan dua kartu kuning, wajar dong kalau pemain sedikit protes, itu hak. Belum lagi ketika wasit tengah mengatakan itu pelanggaran untuk tim tamu, akan tetapi hakim garis mengatakan untuk kami. Tapi wasit tengah regulasinya harus tetap bertanggung jawab, karena pemutusan di tengah, bukan di hakim garis,” tuturnya menjelaskan.

Permasalahannya, kata Jaya, pelanggaran yang menimpa setiap pemain Perserang dirasa selalu tak wajar. “Kami kecewa dengan sikap dan keputusan wasit. Dua kali peluang, tapi protes kami tidak akan mengubah apapun, percuma. Padahal ini home, bukan away,” katanya kepada Kabar Banten.

Dikubu lawan, Pelatih Sriwijaya FC Kas Hartadi mengatakan, dirinya merasa cocok dengan penambahan pemain baru. “Kami terbantu dengan pemain baru, pola permainan pemain baru yang kami turunkan di menit-menit terakhir ada efeknya dan menjadikan banyak warna dan variasi dalam strategi,” ucapnya.

Kas Hartadi mengaku pada pertandingan hari ini, pihaknya hanya menargetkan meraih satu poin, bukan poin penuh. “Alhamdulillah bisa meraih kemenangan berkat bersabar, menunggu, target satu poin, tapi bisa meraih 3 poin,” tuturnya. (Azzam/YA)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here