Tak Dianggarkan di APBD 2019, Pemprov Banten tidak Sediakan Mudik Gratis

SERANG, (KB).- Kepala Dishub Banten Tri Nurtopo mengatakan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten tidak menyediakan program mudik gratis pada Lebaran 1440 Hijriah. Sebab, pemprov tidak menganggarkannya pada APBD tahun 2019.

Dia menuturkan, keputusan tidak menganggarkan pada APBD 2019 didasarkan pada evaluasi program yang sama tahun sebelumnya. Berdasarkan hasil evaluasi, program tersebut kurang berhasil.

“(Mudik gratis) enggak diprogramkan. Kami ditanya juga (oleh masyarakat soal mudik gratis). Karena alasannya tahun kemarin engga berhasil, ngapain mengajukan lagi,” katanya, belum lama ini.

Menurutnya, program ini kemungkinan baru bisa diprogramkan lagi pada anggaran tahun depan. Hal itu bergantung dari kebutuhan. Jika dilaksanakan tahun depan maka program ini diarahkan untuk masyarakat.

Terkait pengamanan mudik Lebaran 1440 Hijriah, ia mengatakan, Dishub Banten akan menerjunkan petugas pada arus mudik dan arus balik. Mereka bertugas secara bergantian.

“Personel Dishub kita yang di lapangan full di lapangan, yang di kantornya kayanya enggak semua, gantian. Ya secara global kita semuanya piket, cuma berdasarkan jadwalnya masing-masing,” ujarnya.

Titik yang diprediksi akan mengalami kemacetan parah yakni Pasar Tumpah di Kecamatan Baros, Kabupaten Serang untuk Serang-Pandeglang. Sebab, pasar berada di samping jalan yang kecil dan tidak sebanding dengan volume kendaraan yang melintas.

“Jalur mudik di Baros masih sampai belum selesai, di lebaran masih tetap macet, itu yang paling krodit, setahu kita hanya itu,” katanya.

Sementara pasar tumpah yang lain seperti di Kramatwatu, Kabupaten Serang untuk jalur Serang-Cilegon dan Pasar Kalodran di Jalan Serang-Jakarta, dianggap tidak akan terlalu berdampak pada kemacetan yang parah.

“Royal (Kota Serang) kan di dalam yah. Kalau Kalodran tidak krodit sampai ke tengah, kalau yang di ini (Baros) jalannya cuma satu lajur, mepet ke tengah, kalau ni agak luas di Kalodran,” ujarnya. (SN)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here