Tak Dapat Dukungan Anggaran, Kartu Nikah Dihentikan

SERANG, (KB).- Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Serang sempat mengeluarkan kartu nikah awal tahun 2019. Namun, saat ini program pilot project tersebut dihentikan karena tidak adanya dukungan dari sisi anggaran.

Kepala Kantor Kemenag Kota Serang Kosasih mengatakan, kartu nikah yang menjadi program Kemenag sudah pernah berjalan di Kota Serang. Sebab, menjadi salah satu pilot project (percontohan). Namun, saat ini kartu nikah tersebut dihentikan karena tidak adanya anggaran untuk kebutuhan alat-alatnya.

“Awal tahun kegiatan kita langsung dikirim alat-alatnya, setelah itu kita kekurangan seperti di tinta. Itu tidak ada anggarannya, sehingga kita untuk sementara ini dipending,” katanya kepada Kabar Banten, Jumat (26/7/2019).

Pilot project itu kartu nikah, hanya untuk di daerah perkotaan. Sementara, untuk kabupaten belum diterapkan. Meski dihentikan, masyarakat Kota Serang yang sudah memiliki buku nilah sudah masuk dalam sistem aplikasi. Nantinya, jika dibutuhkan tinggal diprint.

“Kita baru alatnya saja, seperti printer dikirim. Tetapi, kaitan dengan tinta, kartu juga tidak, jadi kita memang kendala dianggaran itu,” ucapnya.

Meski demikian, kata dia, bukan berarti program tersebut dihentikan. Tetapi, kemungkinan akan lebih lengkap lagi di tahun 2020, ketika program percontohan sudah selesai.

“Insya Allah mudah-mudahan 2020 karena itu program dari pusat, (Kota Serang) berhasil tidak ada masalah (pilot projectnya),” tuturnya.

Menurutnya, kartu nikah itu akan sangat memudahkan masyarakat yang akan bepergian. Karena, dengan kartu nikah yang bisa masuk dompet, masyarakat tidak lagi harus membawa buku nikah untuk memastikan bahwa mereka adalah pasangan suami istri.

“Jadi untuk memudahkan masyarakat ketika kemana-mana tidak usah bawa buku nikah, cukup kartu saja, jadi untuk mempermudah layanan kepada masyarakat, ” ujarnya.

Diketahui, dipenghujung tahun 2018 lalu Kementerian Agama akan mengeluarkan kartu nikah sebagai pelengkap buku nikah. Kartu nikah itu akan memiliki barcode yang bisa discan dan memunculkan data lengkap pemilik yang terkoneksi dengan aplikasi Sistem Informasi Manajemen Nikah (Simkah). (Masykur/SJ)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here