Tahun 2020, Pemkot Serang Targetkan Investasi Masuk Rp 4,5 Triliun

Wali Kota Serang Syafrudin saat meninjau kantor sementara pelayanan perijinan Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Serang usai diresmikan, Rabu (5/2/2020).*

SERANG, (KB).- Pemerintah Kota (Pemkot) Serang melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Serang, tahun ini menargetkan investasi yang masuk ke Kota Serang sebesar Rp 4,5 triliun. Sebab, pada tahun lalu target pencapaian investasi hanya tercatat sekitar Rp 3 triliun, dari target Rp 4 triliun.

Kepala DPMPTSP Kota Serang Mujimi mengatakan, tahun ini pihaknya memiliki target investasi yang masuk ke Kota Serang Rp 4,5 triliun, angka ini meningkat dari tahun sebelumnya, yakni Rp 4 triliun. Selain itu, dengan adanya peningkatan investasi yang masuk, hal ini juga dapat berdampak pada peningkatan pendapatan asli daerah (PAD) Kota Serang.

“Jadi tahun 2020 ini kami ingin menargetkan Rp 4,5 triliun untuk investasi dan tentunya dapat meningkatkan PAD juga yang masuk ke Kota Serang. Kalau 2019 kemarin kan tercatat tidak tercapai, dari target yang seharusnya Rp 4 triliun, hanya bisa mencapai Rp 3 triliun saja,” ucapnya, Rabu (5/2/2020) usai meresmikan gedung pelayanan sementara, di Jalan Jenderal Ahmad Yani.

Pihaknya pun akan mengubah sejumlah prosedur yang selama ini dinilai kurang aktif. Ia menjelaskan, pada tahun lalu, sebenarnya bukan tidak tercapai, akan tetapi terkendala terhadap teknis perizinan. Bila sebelumnya, investor membangun terlebih dahulu baru mengurus perizinan.

“Namun, sekarang mengurus perizinan dulu baru membangun. Jadi nanti ada pengawas dan pengendalian (Wasdal) dan kami catat dulu jumlah investasinya,” ujarnya.

Selama ini, kata dia, banyak investasi yang mengajukan tidak sesuai dengan zonasi, sehingga investasi tersebut tidak dilanjutkan di Kota Serang.

“Maka dari itu, sekarang ini kami akan lihat dan sesuaikan zonasinya. Karena Wasdal ini kan sifatnya antisipasi, untuk meminimalisir ketidaksesuain tersebut, maka akan kami ubah,” katanya.

Sementara, Wali Kota Serang Syafrudin mengatakan, pemindahan lokasi pelayanan tersebut dilakukan hanya untuk sementara waktu. Sebab, kondisi kantor yang saat ini tidak representatif pasca roboh beberapa waktu lalu.

“Karena kantor yang dulu itu keadaannya kurang representatif. Maka kami pindahkan pelayanan ke sini. Alhamdulillah difasilitasi oleh bank bjb,” ujarnya.

Dikatakan Syafrudin, meski gedung tersebut bersifat sementara, DPMPTSP Kota Serang harus mampu meningkatkan pelayanannya. Terutama memudahkan birokrasi kepada para investor yang membuka usaha di Kota Serang, sehingga dapat menarik banyak investor yang masuk ke Kota Serang.

“Sesuai intruksi pemerintah pusat, kami harus terbuka dengan para investor yang mau membuka usaha di sini. Sehingga dengan banyaknya usaha, masyarakat Kota Serang juga akan lebih sejahtera. Kemudian pelayanan pun harus bisa lebih ditingkatkan lagi,” katanya. (Rizki Putri/YA)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here