Tahun 2020, 448 ASN Pemkab Tangerang Masuki Masa Pensiun

TANGERANG, (KB).- Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Tangerang mencatat sebanyak 448 aparatur sipil negara (ASN) di Lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang akan memasuki usia pensiun pada 2020 ini.

“Dari total yang pensiun itu ada pejabat eselon II, eselon III, eselon IV, dan tenaga fungsional, pelaksana, hingga guru,” kata Kepala Bidang Mutasi pada BKPSDM Kabupaten Tangerang Iskandar Nordat, Jumat (10/1/2020).

ASN yang pensiun, diakui dia, bisa mencapai 20 hingga 30 orang dalam setiap bulan. Di mana banyaknya pegawai yang pensiun tersebut, tak sesuai dengan kondisi Kabupaten Tangerang yang hingga kini masih kekurangan ribuan pegawai.

“Saat ini jumlah total ASN yang dimiliki Pemkab Tangerang sebanyak 11.173 personel. Jumlah tersebut, masih jauh dari memadai untuk menopang roda birokrasi, mengingat jumlah ideal, adalah sebanyak 15.000 ASN. Kami masih kekurangan 4.000 lebih ASN,” ujarnya.

Namun demikian, lanjut dia, saat ini pihaknya sedang mendesain formulasi, agar tugas dan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan dengan baik menyusul ratusan ASN akan memasuki masa pensiun pada 2020 ini.

“Kami harus mengambil kebijakan, agar pelayanan terap berjalan baik,” ucapnya.

Untungnya, lanjut dia, tahun ini Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) kembali membuka rekrutmen CASN, termasuk untuk kuota daerah.

Pemkab Tangerang juga, tutur dia, bergerak cepat menindaklanjuti kebijakan tersebut, dengan mengirimkan usulan formasi sebanyak 448 untuk seleksi CASN yang akan dilaksanakan pada Feburari 2020.

“Makanya, kami sebelumnya meminta 550 formasi, namun akhirnya Pemerintah Pusat hanya memberikan 448 formasi pada penerimaan CASN tahun ini,” katanya.

Sementara, Wakil Bupati Tangerang Mad Romli meminta kepada para ASN yang akan memasuki masa purnatugas tidak perlu resah dan takut untuk memasuki masa pensiun tersebut.

“ASN yang akan memasuki masa purnatugas harus memiliki semangat baru guna menatap masa depan yang lebih baik ketika memasuki masa tua,” ujarnya saat di hadapan ratusan ASN yang mengikuti bimbingan teknis (bintek) memasuki masa pensiun, belum lama ini.

Bintek yang digelar BKPSDM tersebut, sengaja digelar dengan tujuan memberikan penjelasan tentang bagaimana menghadapi masa pensiun. Sebab, ada kekhwatiran di kalangan ASN yang telah mendekati masa pensiun untuk menjalani masa purnatugas tersebut, sehingga diperlukan pembekalan.

“Bintek pembekalan ini dinilai sangat penting, karena bertujuan untuk memberikan pemahaman bagi para ASN, bahwa masa purnatugas merupakan proses yang tidak perlu ditakuti, karena semua ASN akan mengalami dan menjalani proses tersebut,” ucapnya.

Orang nomor dua di Kabupaten Tangerang tersebut menambahkan, salah satu kekhawatiran ASN yang akan memasuki masa purnatugas bisa dipahami, karena salah satu faktornya akan berkurangnya pendapatan, hilangnya rutinitas pekerjaan dan tidak ada lagi kewenangan bagi ASN yang memiliki jabatan. (DA)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here