Tahapan Seleksi CASN, Pemprov Banten Tunggu Kepastian Pusat

SERANG, (KB).- Tahapan seleksi calon aparatur sipil negara (CASN) di lingkungan Pemprov Banten berlanjut. Meski begitu, Pemprov Banten masih menunggu kepastian dari pemerintah pusat terkait tahapan selanjutnya.

Diketahui, tahapan seleksi CASN ditunda sementara karena adanya pandemi Covid-19. Keputusan itu tertuang dalam surat yang diterbitkan Menteri Pedayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenpanRB) bernomor B/318/ M.SM.01.00/2020 perihal penundaan jawal pelaksanaan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) CASN formasi 2020.

Seyogyanya, tahapan itu pada akan digelar pada 25 Maret. Sementara untuk pengumuman hasil Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) yang sudah digelar sebagai syarat mengikuti SKB akan diumumkan pada 22-23 Maret 2020.

Kepala Sub Bidang Perencanaan, Pengadaan dan Pengangkatan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Banten, Ade Nuryasin mengatakan, kepastian pelaksanaan tahapan CASN akan disampaikan pemerintah pusat akhir bulan ini.

“Takutnya mungkin corona (Covid-19) diperpanjang atau tidak. Kalau diperpanjang mungkin belum bisa berjalan lagi. Untuk sementara ini terus berlanjut, berlanjut ke SKB,” katanya.

Mengingat situasi sedang pandemi Covid-19, saat di pemkab/pemkot di Banten muncul wacana seleksi CASN cukup sampai SKD.

“(Ada wacana) Udah langsung lulusin saja, langsung SK CPNS (CASN), jangan ada SKB. Nanti tinggal ranking. Kalau ada dua formasinya berarti yang lulus ranking satu dan dua,” katanya.

Disinggung apakah wacana itu mengarah kepada rekomendasi untuk disampaikan ke pemerintah pusat, ia menampiknya.

“Belum, itu baru obrolan biasa aja sambil ketawa. Soalnya kan itu mau nunggu sampai kapan, anggaran keburu hangus,” ujarnya.

Sejauh ini, kata dia, anggaran untuk pelaksanaan CASN di pemprov masih tersedia. Meski ada pergeseran anggaran, menurutnya tidak mengganggu pelaksanaan CASN.

“Memang anggaran sudah digeser-geser, dikurang-kurangi. Cuma dari yang lainnya yang kira-kira enggak penting. Kalau anggaran yang penting dan menunjang CASN mah enggak digeser,” ujarnya.

Kepala BKD Banten Komarudin meminta, seluruh peserta CASN tidak tergoda oleh iming-iming pihak tertentu yang berjanji bisa meluluskan sebagai ASN dengan meminta sejumlah imbalan. Kata dia, tes CASN saat ini sudah ketat mengingat salah satu tahapan tesnya menggunakan komputer.

“Jangan mudah percaya, karena rekrutmen CASN sudang sangat ketat,” tuturnya.

Ia juga meminta seluruh peserta memantau perkembangan informasi CASN dengan mengakses website BKD maupun Pemprov Banten.

“Selalu pantau perkembangannya, kami juga selalu menginformasikan melalui website,” tuturnya. (SN)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here