Selasa, 11 Desember 2018

Tag Archives: museum multatuli

Menjelajah Sejarah di Museum Multatuli

MUSEUM Multatuli yang berada di Kabupaten Lebak tepatnya di Alun-Alun Timur Nomor 8 Rangkasbitung merupakan sebuah museum anti kolonialisme pertama di Indonesia. Museum yang mengenang tokoh Belanda penolak kolonialisme tersebut, menampilkan sejarah kolonialisme dan antikolonialisme dari berbagai sisi. Museum Multatuli berdiri di bangunan bekas Kewedanaan, Lebak. Bangunannya sangat mudah ditemui …

Selengkapnya »

Dari Museum Hingga Berburu Menu Puasa di Rangkasbitung

Suasana sejuk, nyaman dan ramai tampak menggambarkan potret warga sambil berjalan-jalan menyusuri Museum Multatuli di Kota Rangkasbitung, Kabupaten Lebak. Tak heran menjelang matahari terbenam, banyak warga mengunjungi berbagai tempat untuk santai di Lebak. Masyarakat berdatangan ke pusat wisata hanya untuk ngabuburit menunggu tiba waktunya berbuka puasa tiba. Seperti dikutip dispar.bantenprov.go.id, menyebutkan, …

Selengkapnya »

Museum Multatuli Kian Diminati Pengunjung

Pengunjung Museum Multatuli di Rangkasbitung yang belakangan ini terlihat sepi, kini berangsur mengalami peningkatan. Berdasarkan data yang diterima Kabar Banten dari pihak pengelola museum, jumlah pengunjung per harinya rata-rata seratus orang. Terhitung sejak 13 Februari 2018, jumlah total yang tercatat dibuku daftar pengunjung jumlahnya mencapai 3.000 ribu orang, puluhan di …

Selengkapnya »

Museum Multatuli Diresmikan

LEBAK, (KB).- Bupati Lebak Iti Octavia, didampingi Wakil Bupati Ade Sumardi, dan sejumlah tokoh penting serta jajaran meresmikan Museum Multatuli di Kota Rangkasbitung, Lebak, Ahad (11/2/2018). Sejumlah tokoh penting yang ikut menghadiri peresmian museum sejarah Multatuli itu antara lain, Dirjen Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI Dr. Hilmar Farid, Ketua Umum …

Selengkapnya »

Pengambilan Barang Milik Multatuli di Belanda Diproses

MULTATULI nama pena Eduard Douwes Dekker seolah sudah melekat dan tak terpisahkan dengan nama Kabupaten Lebak. Melalui novelnya Max Havelaar yang pertama kali terbit pada tahun 1860, Mantan Asisten Residen Lebak itu telah memperkenalkan nama Lebak pada dunia internasional. Terlepas dari polemik yang terus bergulir, Multatuli secara tidak langsung telah …

Selengkapnya »

Pendopo Museum Multatuli Terbuka Bagi Kegiatan Positif

PENDOPO yang terdapat dibagian depan Museum Multatuli di Jalan Abdi Negara Rangkasbitung dinyatakan terbuka bagi siapapun yang akan menggunakannya untuk kepentingan kegiatan positif dan kegiatan mendidik. Namun, agar penggunannya bisa dilakukan dengan tertib, maka siapapun yang akan memanfaatkan pendopo Museum Multatuli, harus sepengetahuan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Lebak selaku …

Selengkapnya »

Museum Multatuli Berhasil Pikat Wisatawan Mancanegara

MELALUI sebuah roman yang berjudul Max Havelaar: Een Koffieveilingen Handelmaatschappij atau Max Havelaar: Persekutuan Lelang Dagang Kopi Hindia Belanda, Eduard Douwes Dekker yang menggunakan nama pena Multatuli, mengenalkan nama Lebak pada dunia luar. Melalui roman yang diterbitkan tahun 1859 itu, Eduard Douwes Dekker yang pernah menjabat sebagai asisten residen di …

Selengkapnya »

Mengenalkan Museum Melalui Pameran Tematik

PAMERAN tematik museum diharapkan menjadi motivasi bagi masyarakat untuk mengenal, mencintai, dan memahami tema-tema yang disajikan, juga dapat memberikan inspirasi bagi generasi muda untuk menjadi media pembelajaran. Hal itu disampaikan Kepala Kantor Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Banten Kabupaten Lebak, Sargawi saat pembukaan Pameran Museum Tematik yang digelar Dinas Pendidikan dan …

Selengkapnya »