Tabung Pengolahan Bahan Baku Cat Meledak, 7 Karyawan PT ICI Dilarikan Ke Rumah Sakit

SERANG, (KB).- Tujuh karyawan PT Inti Celluloseutama Indonesia (ICI) di desa/kecamatan Cikande, Kabupaten Serang, dilarikan ke rumah sakit menyusul terjadinya ledakan hebat pada tabung pengolahan bahan baku cat dan tinta. Selain luka akibat terkena serpihan, beberapa korban juga mengalami luka bakar akibat terkena semburan uap panas.

Ketujuh korban dilarikan ke RS Hermina Ciruas, namun lima di antaranya harus menjalani rawat inap karena luka yang cukup parah. Ketujuh korban tersebut di antaranya Rasiman (35) operator, Suhadi (25) Kepala Shift, Ahmad Nofi (22), Dwi Ardi (22), Rafi (22), Bagus (22), dan Rais (23) operator.

Berdasarkan keterangan yang didapat, ledakan di perusahaan pengolahan bahan baku cat tersebut terjadi Jumat (28/2/2020) pagi. Ledakan berawal ketika salah seorang karyawan tengah mengisi bahan baku ke dalam tabung pengolahan yang diperkirakan berdiamater 3 meter dengan tinggi sekitar 5 meter.

Entah apa penyebabnya, pada saat itulah, terjadi ledakan yang cukup hebat dan mengakibatkan bangunan produksi yang terbuat dari rangka baja hancur berantakan. Bahkan, serpihan dari bangunan ini terlempar puluhan meter. Tidak hanya itu, akibat ledakan yang begitu keras atap bangunan ruang kantor juga ikut ambrol.

Saat ledakan terjadi, diketahui ada 4 karyawan dalam ruang produksi sedangkan 3 karyawan lainnya barada pada bagian atas. Ketujuh karyawan yang menjadi korban saat itu juga langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat namun dua diantaranya yaitu Rasiman dan Suhadi diperbolehkan pulang.

Terkait terjadinya ledakan di PT ICI ini, Kapolres Serang AKBP Mariyono membenarkan adanya beberapa karyawan mengalami luka berat dan ringan. Menurut Kapolres, lima korban harus dirawat karena terluka parah.

Kapolres menyampaikan belum mengetahui penyebab terjadinya ledakan. Untuk mengetahui secara pasti sumber dan penyebab ledakan, pihaknya akan berkoordinasi dengan puslabfor Mabes Polri serta pemeriksaan saksi-saksi. 

“Soal penyebab terjadinya ledakan belum kami ketahui dan masih dalam penyelidikan. Nanti kita tunggu hasil akhir dari petugas puslabfor,” ujar Kapolres. (KO)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here