Sabtu, 15 Desember 2018

Syafrudin-Subadri Usuludin Resmi Pimpin Kota Serang

SERANG, (KB).- Syafrudin-Subadri Usuludin, dikukuhkan sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Serang periode 2018-2023, di Situs Watu Gilang, Kesultanan Banten, Rabu (5/12/2018) hari ini. Dari tempat bersejarah yang biasa digunakan untuk pelantikan para sultan, Syafrudin-Subadri Usuludin resmi memimpin Kota Serang. Selain bentuk penghargaan kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Serang, pelantikan di lokasi itu diharapkan bisa mengilhami penyelenggaraan Pemkot Serang agar lebih baik kedepannya.

“Kalau Pak Gubernur ingin kebesaran Banten Lama itu bisa mengilhami penyelenggaraan Pemerintahan Kota Serang ke depan. Makanya, beliau menginginkan di sini. Dengan segala keterbatasan, kami siapkan tempat pelantikan besok (hari ini) di sini,” kata Asda II Kota Serang, Popy Nopriadi saat menggelar gladi persiapan di lokasi pelantikan, Selasa (4/12/2018).

Menurutnya, kegiatan pelantikan tersebut tidak akan berlangsung mewah. Kegiatan akan dilaksanakan pukul 08.00 WIB, dengan prosesi sekitar 45 menit dan ditutup oleh sambutan-sambutan. Pada pelantikan itu, kata Popy, akan hadir sebanyak 200 undangan, yang di antaranya 50 undangan untuk pemprov dan 150 undangan untuk pemkot bersama keluarga wali kota dan wakil wali kota yang akan dilantik.

“Saya gak tahu (dari nasional), karena itu konfirmnya ke provinsi. Bisa saja, kan kepala daerah lain juga diundang. Tapi kan yang mengonfirm datang atau tidak itu kan protokorel provinsi. Kalau kami hanya menyiapkan apa yang memang sudah dikonfirm, itu bagian kota untuk menyiapkannya,” ucapnya.

Sementara itu, dari rundown kegiatan pelantikan yang diterima Kabar Banten, pada pukul 06.00 WIB Walikota dan Wakil Walikota terpilih melaksanakan persiapan dikediamannya dan berangkat ke kawasan Banten Lama, pukul 07.30 WIB Walikota dan Wakil Walikota sampai dilokasi Pelantikan dan melakukan persiapan, kemudian pada pukul 08.00 WIB prosesi pelantikan oleh Gubernur Banten dilaksanakan.

Setelah prosesi pelantikan, Syafrudin dan Subadri menerima ucapan dari Gubernur Banten dan Forkopoimda dan pada pukul 10.00 WIB bersama keluarga berangkat ke Puspemkot Serang untuk menerima ramah tamah. Pada pukul 13.45 WIB Walikota dan Wakil Walikota menuju gedung DPRD Kota Serang dan mengikuti rapat paripurna penyampaian visi-misi dan serah terima jabatan hingga pukul 17.00 WIB kegiatan selesai dilaksanakan.

Kemudian pada malam harinya, pukul 19.00 WIB Walikota dan Wakil Walikota mengikuti tasyakuran dan pesta rakyat bersama ASN dan masyarakat di halaman Puspemkot Serang dengan penyambutan prosesi pedang pora dan taria selamat datang.

Babak baru Kota Serang

Rabu (5/12/2018), menjadi babak baru sekaligus momen bersejarah bagi Kota Serang. Setelah melalui proses pemilihan langsung kepala daerah (pilkada) pada 27 Juni lalu, Syafrudin dan Subadri Usuludin resmi menjadi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Serang mulai hari ini. Pasangan kepala daerah dan wakil kepala daerah tersebut, menghadapi tantangan berat dan pekerjaan rumah yang tidak mudah.

“Kota Serang jauh tertinggal dari kota lain. Mulai dari infrastruktur, pendidikan, pengangguran, kekumuhan dan lainnya,” kata Wali Kota Serang Syafrudin, Selasa (4/12/2018).

Menurut dia, harus banyak pemikiran dalam menggali Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan menyejahterakan masyarakat. “Dalam arti, bukan sekadar cukup makan, tetapi termasuk infrastruktur yang harus bagus, dan pendidikan yang memadai. Kemudian, pengangguran juga harus ditekan supaya berkurang,” ujar bapak dari 6 orang anak ini.

Setelah dilantik, Syafrudin-Subadri siap tancap gas. Berbagai program, juga sudah disiapkan. Seperti penanganan masalah sampah, kemacetan, penataan pedagang kaki lima (PKL), dan lainnya. “Masih banyak tantangan ke depan, terutama berkaitan dengan kesejahteraan masyarakat. Termasuk infrastruktur yang secara keseluruhan masih dibawah 50 persen. Itu akan menjadi prioritas ke depan,” ujarnya.

Selain itu, masalah pengangguran di Kota Serang yang angkanya saat ini mencapai 28.000 orang. Oleh karena itu, kata dia, harus menciptakan lapangan kerja. Salah satunya, dengan menetapkan wilayah industri agar bisa membangun pabrik.

“Namun hal ini juga perlu ditunjang dari sisi infrastruktur yang bagus. Sebab jika tidak, maka sulit bagi investor masuk. Saya berharap, ke depan Kota Serang ini bisa minimal sama dengan kabupaten/kota lain yang sudah maju. Seperti Cilegon, Tangerang. Untuk mengejar ketertinggalan itu, terutama di bidang pembangunan,” katanya.

Sebagai Ibu Kota Provinsi Banten, menuru dia, Kota Serang harus bisa sejajar dengan kota lain yang sudah maju. Selain itu, Kota Serang harus punya ikon yang menggambarkan ciri khas daerah yang dikenal sebagai seribu ulama dan sejuta santri.

“Peradaban semacam akan ada etika masyarakat, karena di Kota Serang ini disebutnya sejuta santri dan seribu ulama. Sehingga, ciri khas Kota Serang itu perlu ditonjolkan. Salah satunya, seperti untuk penataan birokrasinya bagi yang beragama Islam harus berkerudung,” ucapnya.

Ia juga menggagas Kota Serang yang berdaya. Artinya, kata dia, harus memiliki kemampuan membangun dari sisi infrastruktur, pendidikan dan kemasyarakatannya harus kuat.”Kemudian kota yang berbudaya. Kota Serang ini kan sebenarnya memiliki banyak budaya dan peninggalan-peninggalan bersejarah. Sehingga ini juga harus dikembangkan,” tuturnya.

Wakil Wali Kota Serang Subadri Usuludin siap berjuang membawa Kota Serang lebih baik lagi. Pengalamannya sebagai Ketua DPRD Kota Serang, menjadi salah satu modal untuk menangani berbagai persoalan di Ibu Kota Provinsi Banten tersebut.

Sesuai dengan jargon aje kendor, ia juga mengajak masyarakat untuk tidak kendor atau lemah, untuk turut berpartisipasi dalam rangka mewujudkan Kota Serang sebagai kota peradaban yang berdaya dan berbudaya. “Terhitung setelah dilantik, jargon aje kendor dipakai masyarakat agar kami bisa berbuat baik, meningkatkan budaya di Kota Serang dan menuju Kota Serang beradab dan berbudaya,” kata Subadri.

Bersama Syafrudin, dirinya akan berjuang membawa Kota Serang menjadi lebih baik. Ia sudah menyiapkan program 100 hari kerja sebagai langkah awal di Kota Serang. “Ritme kerja perencanaan kami ada di program 100 hari kerja yang akan dibahas bersama tim transisi, kemudian dituangkan dalam RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah) untuk 5 tahun ke depan. Diawali dengan perencanaan yang matang. Karena kalau tidak, akan mandek,” tuturnya.

Menurutnya, akan banyak tantangan Kota Serang ke depan. Namun, ia yakin dengan niat dan dukungan dari berbagai elemen masyarakat akan dapat mewujudkan apa yang dicita-citakan. “Kami sadari dari awal kami berjuang bersama dengan pejuang aje kendor untuk berbuat yang terbaik setelah dilantik. Kami ucapkan terima kasih sedalam-dalamnya khususnya untuk masyarakat Kota Serang, ulama, kiai yang sudah mempercayakan harapan mereka ke pundak kami berdua,” ujarnya. (Masykur/SJ/TM)*


Sekilas Info

Dua Tahun, Ichsan Soelistio Bagikan 193 Unit Alsintan

SERANG, (KB).- Anggota DPR RI dari fraksi PDI Perjuangan, Ichsan Soelistio kembali membagikan bantuan sebanyak 25 …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *