Syafrudin: Pemerintah Harus Sejalan dengan Ulama

Syafrudin-Subadri menggelar tasyakuran dan silaturahim dengan para ulama dan tokoh agama se-Kota Serang di Pondok Pesantren Al Mubarok, Kota Serang. Kegiatan tersebut bertujuan, untuk menjalin sinergi antara ulama dan umaro dalam pembangunan Kota Serang, Ahad (26/8/2018).*

SERANG, (KB).- Wali Kota Serang Terpilih Periode 2018-2023, Syafrudin mengatakan, pemerintahan harus sejalan dengan ulama. Oleh karena itu, saat ini, dia bersama Wakil Wali Kota Serang Terpilih, Subadri Usuludin terus membangun sinergitas dengan para ulama. Hal tersebut disampaikan Syafrudin saat menggelar Tasyakuran dan Silaturahim Wali Kota dan Wakil Wali Kota Serang Terpilih dengan para ulama dan tokoh agama se-kota Serang di Ponpes Al Mubarok, Ahad (26/8/2018).

“Ini harapan kami, artinya sinergitas antara ulama dan umaro harus terjalin, karena jalannya pemerintahan juga harus sejalan dengan ulama,” katanya. Bentuk sinergitas yang dibangun, ujar dia, dapat dilakukan dengan berbagai cara. Salah satunya dengan mengadakan pengajian bulanan atau pertemuan dengan kiai atau ulama-ulama di Kota Serang. “Visi dan misi kami kan membangun peradaban, artinya berkaitan dengan sinergitas antara ulama dan umaro serta menyesuaikan dengan karakter Kota Serang yang disebut sejuta santri dan 1.000 kiai,” ucapnya.

Menurut dia, kegiatan tersebut dilakukan sebagai rangkaian atas penetapan KPU Kota Serang beberapa waktu lalu, di mana dia bersama Subadri terpilih menjadi kepala dan wakil daerah di Kota Serang. “Ini sebagai wujud rasa syukur dan berterima kasih atas dorongan kiai dan ulama, sehingga kami ditetapkan sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Serang,” tuturnya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Serang Terpilih, Subadri menuturkan, pihaknya sepakat sejak awal jika ditetapkan menjadi wali kota terpilih, akan selalu membangun sinergitas dengan kiai dan ulama. Sebab, ulama menjadi rem atau penengah ketika akan membangun Kota Serang.

“Kalau dekat dengan ulama, kami punya rem dan penengah, karena sebelum ke organisasi lain, kami sepakat menjalin dengan alim ulama. Kalau sudah berjalan dengan ulama, maka akan sesuai dengan amanah dan Insya Allah Kota Serang menjadi lebih baik,” katanya.

Sementara, Kepala Kemenag Kota Serang, Mahmudi berharap, ke depan ada pembinaan mental keagamaan. Selain itu, lebih peduli terhadap kesejahteraan guru ngaji, pesantren, dan lembaga keagamaan lainnya. Menurut dia, ulama juga akan ikut mendukung program Syafrudin-Subadri dalam rangka membangun Kota Serang Madani termasuk pembangunan masjid raya. Kemudian, mendorong percepatan perpindahan aset pemerintah daerah.

“Yang paling utama guru ngaji dan pesantren, agar lebih diperhatikan. Selain itu, diadakan juga pengajian bulanan dan jumat keliling, agar ada silaturahim dengan masyarakat, agar perubahan Kota Serang lebih baik dari sebelumnya, karena Kota Serang ini kan kota sejuta santri, seribu ulama,” ujarnya. (TM)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here