Minggu, 18 November 2018

Sumarso, Nominator Lomba Jurnalistik Pendidikan Keluarga

Seperti pada tahun sebelumnya, pada tahun 2018 Direktorat Pembinaan Pendidikan Keluarga, Kemendikbud kembali mengadakan Lomba Jurnalistik Pendidikan Keluarga yang terbuka untuk umum. Salah satu kategori yang dilombakan adalah penulisan Opini. Pada tahun 2018 ini, salah satu penulis rubrik Opini Harian Umum Kabar Banten berhasil masuk nominasi pada lomba tersebut.

Kabar Banten berhasil menemui penulis tersebut disela-sela tugasnya sebagai praktisi pendidikan di lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pandeglang. Sumarso, Pria kelahiran 48 tahun yang lalu di Purbalingga, menceriterakan perjalanan hidupnya sebagai praktisi pendidikan yang mempunyai kegemaran menulis.

Sumarso, itu nama yang diberikan oleh almarhum bapaknya yang mempunyai profesi sebagai guru SD. Memulai karir sebagai Guru di SMP Negeri 2 Saketi, pria yang mempunyai hobi menulis dan olahraga khususnya futsal ini, telah beberapa kali memperoleh penghargaan pada beberapa lomba terutama lomba karya tulis ilmiah.

Pada tahun 2005 Sumarso memperoleh penghargaan sebagai Juara Kedua pada simposium guru Mata Pelajaran tingkat nasional. Masih pada tahun 2005, berhasil menjadi juara pertama Lomba Guru Berprestasi Tingkat Provinsi Banten, dan menjadi Finalis mewakili Provinsi Banten di Tingkat Nasional.

Namun pada level nasional tersebut, Sumarso masih kalah bersaing dengan wakil dari provinsi lain. Namun kegagalan tersebut tidak menjadikan dia putus asa. Atas prestasinya menjadi duta Provinsi Banten pada kegiatan tersebut, ia mendapatkan beasiswa untuk melanjutkan studi ke Program Magister oleh LPMP Provinsi Banten, dan mengambil Program Studi Pengembangan Kurikulum di UPI Bandung.

Pada tahun 2006 dia mengikuti Lomba Inovasi Pembelajaran Tingkat Nasional dan berhasil meraih juara kedua. Pada tahun 2007, kembali Sumarso mendapatkan juara pertama Lomba Inovasi Pembelajaran yang diselenggarakan oleh LPMP Banten. Pada tahun 2007 tepatnya bulan Januari, dia mendapatkan tugas tambahan sebagai Kepala Sekolah dan ditempatkan di SMP Negeri 2 Pulosari.

Menjabat sebagai kepala sekolah hampir selama dua tahun di sekolah tersebut, kemudian ia dimutasi ke SMP Negeri 3 Mandalawangi masih sebagai kepala sekolah. Pada tahun 2011 ia mendapatkan tugas baru sebagai Pengawas Sekolah sampai sekarang. Selama menjadi pengawas sekolah, pria berzodiak Sagitarius ini juga beberapa kali mendapatkan juara pada lomba karya tulis ilmiah, antara lain pada tahun 2012 mendapat juara lomba Best Practice Pengawas Sekolah tingkat Nasional.

Pada tahun 2015 dia berhasil memperoleh juara ketiga lomba Pengawas Berprestasi Tingkat Nasional. Atas pencapaiannya itu, pada tahun 2016 ia memperoleh kesempatan untuk mengikuti Short Course di Hiroshima University, Jepang, yang dibiayai oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Pada tahun 2016 bulan November dalam rangka Hari Guru Nasional, ia kembali berhasil menjadi finalis pada kegiatan Simposium Tenaga Kependidikan Tingkat Nasional. Pada tahun 2017 menjadi finalis lomba Best Practice Tingkat Nasional bagi Pengawas Sekolah.

Selain mengikuti lomba karya tulis ilmiah, pria yang telah dikaruniai dua orang anak ini juga beberapa kali menulis artikel yang dimuat dibeberapa media massa, jurnal, dan menulis juga di blog pribadinya. Salah satu media massa yang pernah memuat artikel hasil gagasannya adalah harian Kabar Banten.

Beberapa tulisannya telah beberapa kali mengisi rubrik opini di harian Kabar Banten. Kegemaran mengirimkan artikel ke Kabar Banten tersebut berbuah manis, setelah tulisannya yang berjudul “Sinergi untuk Membangkitkan Energi” yang dimuat pada Edisi 11 Mei 2018, berhasil menjadi nominator pemenang Lomba Jurnalistik Pendidikan Keluarga Tahun 2018, yang rencana penentuan pemenangnya akan digelar di Jakarta tanggal 24-26 Oktober mendatang.

Ditanya tentang harapan atas pencapaian sebagai salah satu nominator, dia berharap bisa membawa nama Provinsi Banten di kancah nasional pada kegiatan tersebut, meskipun persaingan dirasakan berat karena para nominator didominasi para jurnalis dari beberapa media massa di seluruh tanah air, namun dia tetap optimis sembari memohon doa restu khusunya kepada seluruh pembaca setia harian Kabar Banten.

Ia juga berterima kasih kepada Panitia Lomba yang memberikan penghargaan kepada para penulis diseluruh Indonesia yang dapat membangkitkan motivasi untuk terus berkarya melalui tulisan. Dipenghujung pembicaraan yang santai itu, dia berharap kedepan semakin banyak penulis dari Banten yang berpartisipasi pada lomba ini. Selain itu ia mempunyai harapan kepada Kabar Banten, agar kedepan Kabar Banten dapat menerbitkan buku kumpulan opini yang telah diterbitkan di harian kebanggaan masyarakat Banten ini. (MH)*


Sekilas Info

Kegiatan Reses Dewan Diawasi

SERANG, (KB).- Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Banten menerjunkan petugas untuk mengawasi kegiatan reses, kegiatan tersebut rawan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *