Suami Pukuli dan Telanjangi Istri Sambil Direkam

TANGERANG, (KB).- Seorang suami tega menganiaya dan menelanjangi istrinya sendiri. Parahnya, perlakuan kasar tersebut, diabadikan lewat video dan disebar di media sosial. Pemicunya, pelaku berinisial TH (23) kecewa dan marah, karena istrinya FR (25) melarang dia membawa teman untuk menginap di rumah kontrakan tempat mereka tinggal.

Sebab, rumah kontrakan yang beralamat di Kavling DPR, RT06/RW01, Cipondoh, Kota Tangerang tersebut hanya berukuran satu petak. Apalagi, pasangan yang baru menikah selama dua tahun tersebut, menempati kontrakan minimalis tersebut dengan sang buah hatinya.

Peristiwa tersebut diceritakan korban, yang wajahnya tampak babak belur setelah dipukuli pelaku pada Sabtu (26/1/2019) kemarin. “Awalnya saya tegur suami, supaya temannya tidak menginap terus dikontrakan, karena hanya satu kamar ada anak bayi juga,” kata FR, Ahad (27/1/2019).

Bukannya memberi jawaban saat ditegur, TH justru memukuli korban hingga wajahnya berdarah-darah. Ironisnya teman pelaku MR bukannya memisahkan, justru ikut membantu dalam aksi penganiayaan tersebut, hingga wajah korban babak belur bercucuran darah. Tak hanya itu, korban juga ditelanjangi hingga tinggal mengenakan pakaian dalam saja.

“Saya dipegangi temannya dan dipukuli sampai kaya gini. Terus ditelanjangi dan temannya disuruh sambil ngerekam,” ujarnya.

Atas insiden tersebut, FR kemudian mendatangi Mapolsek Cipondoh untuk meminta bantuan polisi. Bermodalkan hasil visum, FR berniat memenjarakan suami yang dinikahkan secara siri tersebut. “Saya takut. Makanya, saya melaporkan suami saya dan setelah itu, saya diajak sama pak polisi untuk menjemput suami saya ke Polsek Cipondoh,” ucapnya.

Namun demikian, FR kecewa, karena teman suaminya tak ikut menginap di ”hotel prodeo” tersebut. Sebab, menurut dia, dalam aksi brutal tersebut, MR ikut terlibat, bahkan MR yang mengabadikan momen tersebut, menyebar video tidak terpuji tersebut, ke media sosial Facebook. “Video dan gambar saya di-share ke media sosial Facebook hingga semua orang tahu dan melihat, saya malu pak,” tuturnya.

Rencananya, kata dia, akan kembali menyambangi Mapolsek Cipondoh untuk meminta penjemputan MR. Ia menuturkan, tidak akan menempuh jalur musyawarah atas insiden yang menimpa dirinya. “Apapun yang terjadi, saya tidak akan memaafkan dan tidak akan mencabut laporan, meski katanya akan ada upaya damai dari keluarga pelaku,” ujarnya.

Atas insiden tersebut, FR enggan kembali ke kontrakan yang ditinggali bersama suaminya. FR lebih memilih tinggal sementara bersama anaknya di rumah kakaknya di Kawasan Cipondoh. “Saya takut kembali ke rumah. Saya mau di sini dulu untuk sementara,” ucapnya.

Kapolsek Cipondoh Kompol Sutrisno membenarkan adanya peristiwa tersebut. Menurut dia, tersangka yang merupakan warga asal Pinang, Kota Tangerang tersebut telah ditahan dan diduga melanggar Pasal 351 KUHP tentang Penganiayaan. “Sudah diamankan beserta barang bukti berupa hasil visum dan satu buah cincin akik tersangka yang dipakai saat melakukan penganiayaan,” tuturnya. (DA)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here