STQ Nasional 2019, LPTQ Banten Diminta Fokus Rebut Gelar Juara

Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Provinsi Banten diminta fokus merebut gelar juara umm pada Seleksi Tilawatil Quran (STQ) Tingkat Nasional XXV di Kota Pontianak, Kalimantan Barat. Kegiatan itu digelar pada 27 Juni hingga 6 Juli 2019.

“Kita harus menyiapkan maksimal peserta yang akan dikirim ke STQ. Pembinaan peserta harus dimaksimakan, termasuk soal kesiapan mental untuk tampil,” kata Sekda Banten Almuktabar pada silaturrahim dengan pengurus LPTQ Banten di Aula Setda Banten, Kamis (13/6/2019).

Almuktabar yang juga Ketua Umum LPTQ Banten menyarankan agar Banten tidak ragu-ragu untuk belajar dari daerah lain yang selama ini menjadi langganan juara STQ dan MTQ. Jika perlu, Banten harus mengundang mereka untuk memberikan kiat-kiat menjadi juara MTQ.

“Ada juara MTQ Internasional, undang saja ke Banten. Kita minta dia berbagi ilmu dengan para qori dan qoriah Banten,” katanya.

Pada bagian lain, Almuktabar juga meminta agar LPTQ Banten agar mengisi pembangunan di Banten Lama dengan kegiatan-kegiatan terkait pembinaan para kader Qurani.

“Pak Gubernur dan Pak Wakil Gubernur sudah menggelontorkan banyak anggaran untuk membangun fisik Banten Lama. Itu harus kita dukung. Kalau LPTQ, tentu saja dengan mengadakan program terkait Alquran,” katanya.

Sementara dalam sambutannya, Ketua Harian LPTQ Banten Prof. KH. Syibli Syarjaya mengatakan, LPTQ Banten lahir atas inisiatif ulama seiring dengan penetapan Banten sebagai provinsi. Secara de facto, LPTQ Banten telah berdiri pada 23 Ramadan 1421 H/ 19 Desember 2000, tetapi secara de jure baru dituangkan dalam Keputusan Gubernur Banten No: 451.15/SOSBUD/34/2001.

“Struktur Kepengurusan LPTQ disempurnakan melalui Keputusan Gubernur Banten No: 451.49/Kep.175-Huk/2002 tentang Pembentukan LPTQ Provinsi Banten. Struktur Kepengurusan LPTQ Banten di samping Ketua Umum yang secara ex-Offisio dijabat oleh Sekda Provinsi, juga ada Ketua Harian yang fungsi dan tugasnya melaksanakan kegiatan dan program organisasi,” katanya.

Dikatakan, rencana program LPTQ Tahun 2020 antara lain pelatihan tahsin Qira’ah Alquran, peningkatan mutu bacaan imam masjid dan musholla se-Banten, peningkatan mutu metodologi pengajaran Alquran bagi guru ngaji se-Banten, peningkatan mutu metodologi pengajaran Alquran bagi guru TPA Dan TPQ, kajian ‘Ulumul Quran, kajian tafsir tematik, tahsin Alqiraah bagi mahasiswa, peningkatan mutu metodologi pengajaran Alquran bagi guru madrasah diniyah, dan kajian metode tahfizh Alquran.

Program lainnya, pelatihan kaligrafi, pengajian naghom dan qira’at Alquran, pendidikan dan pelatihan hakim qira’at Alquran, pengadaan Alquran Mushaf Al-Bantani, pelatihan metode pembelajaran cabang tafsir bagi peserta tahfizh, pembentukan pilot project pembinaan cabang yang dimusabaqahkan, Mtq Pelajar, pengajian khataman Alquran gi Kesultanan Banten Lama, pengiriman kafilah MTQ Internasional, sertifikasi hafizh,

Prestasi

Prof. Syibli juga memaparkan sejumlah prestasi LPTQ Banten. Antara lain, tahun pertama STQ Nasional XV 2001 juara harapan, tahun kedua STQ Nasional XVI tahun 2002 di Mataram NTB meraih peringkat VIII, tahun ketiga MTQ Nasional XX tahun 2003 di Palangkaraya Kalteng meraih peringkat VIII, tahun keempat STQ Nasional XVII Tahun 2004 di Bengkulu meraih peringkat VI, tahun kelima STQ Nasional XVIII tahun 2005 di Gorontalo meriah peringkat III, tahun keenam MTQ Nasional XXI Tahun 2006 di Kendari meraih peringkat VI, tahun ketujuh STQ Nasional XIX Tahun 2007 di Jakarta meriah peringkat IV.

Kemudian, tahun kedelapan MTQ Nasional XXII Tahun 2008 di Banten meraih peringkat II, tahun kesembilan STQ Nasional XX Tahun 2009 di Jakarta meraih peringkat III, tahun kesepuluh MTQ Nasional XXIII Tahun 2010 di Bengkulu meraih peringkat III, tahun kesebelas STQ Nasional XXI Tahun 2011 di Banjarmasin meraih prestasi III, tahun kedua belas MTQ Nasional XXIV tahun 2012 di Ambon meraih prestasi II, tahun ketiga belas STQ Nasional XXII tahun 2013 di Bangka Belitung meraih prestasi IV, tahun keempat belas MTQ Nasional XXV tahun 2014 di Kepulauan Riau meraih prestasi II, tahun kelima belas STQ Nasional XXIII tahun 2015 di Jakarta meraih prestasi II, tahun keenam belas MTQ Nasional XXVI tahun 2016 di Nusa Tenggara Barat meraih Prestasi Juara Umum.

“Prestasi tahun ketujuh belas STQ Nasional XXIV tahun 2017 di Kalimantan Utara meraih prestasi IV. Sementara prestasi tahun kedelapan belas MTQ Nasional XXVII tahun 2018 di Sumatera Utara meraih prestasi juara II,” kata Prof. Syibli.

Selain itu, Syibli juga menyampaikan LPTQ Banten telah mengadakan kegiatn rutin di Banten Lama tiap kamis malam, yakni hataman Alquran dibtiga tempat. Pesertanya, santri dari pesantren di Kota Serang secara bergiliran.*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here