Stok Darah PMI Kota Cilegon Menipis

CILEGON, (KB).- Persediaan darah selama Ramadan di Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Cilegon menipis. Sebab, selama Ramadan jumlah pendonor mengalami penurunan. Pengurus PMI mengimbau warga untuk tetap berdonor meski tengah berpuasa.

Kepala Divisi Unit Donor Darah (UDD) PMI Kota Cilegon dr Budiardjo mengatakan, stok darah di PMI di awal Ramadan mengalami penurunan. Ia merinci persiang hari kemarin, golongan darah O dan AB mengalami kekosongan. Bahkan, pihaknya akan membuka layanan donor darah diberbagai tempat.

“Kalau untuk golongan A ada dua kantung, dan B ada 31 kantung. Setiap bulan ramadan di semua unit donor darah, stok menurun drastis,” katanya, kepada wartawan, Jumat (10/5/2019).

Dia menuturkan, persediaan darah di UDD idealnya berkisar dua persen dari jumlah penduduk per tahun. Hal itu dalam keadaan biasa, bukan ramadan. Jika ramadan kata dia, kurang dari dua persen. “Idealnya memang dua persen, tapi memang kini kita terus berupaya memenuhi kekurangan stok darah,” ujarnya.

Agar tidak habis sama sekali, kata dia, kegiatan untuk mobil unit donor darah dilaksanakan petang hari, seperti tiap hari jumat selama ramadan di Masjid Agung Cilegon, dan akhir pekan dilakukan di pusat perbelanjaan termasuk di beberapa komunitas non muslim.

“Bila ternyata permintaan banyak dan stock tidak ada, kita rujuk permintaan darah ke UDD Kabupaten Serang dan Tangerang, atau donor pengganti dari keluarga pasien,” tuturnya.

Humas PMI Kota Cilegon Fahrullah menuturkan, kegiatan mobil unit donor darah menempatkan enam petugas dengan target 50 pendonor setiap hari. Dari target pendonor, biasanya didapat sekira 35 hingga 40 kantong daerah.

“Biasanya pada hari-hari biasa, kami bekerjasama dengan industri yang ada di Cilegon atau komunitas. Bahkan pada hari besar nasional, kami bekerjasama dengan instansi atau OPD. Namun pada bulan ramadhan ini kami kesulitan. Target 50 pendonor setiap hari, paling hanya 5-10 hari,” ucapnya.

Padahal, kata dia, donor darah sangat menyehatkan badan. Banyak masyarakat yang belum memahami hal itu. (HS)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here