Stok Blangko KTP-El di Disdukcapil Kabupaten Tangerang Habis

TANGERANG, (KB).- Stok blangko kartu tanda penduduk elektronik (KTP-El) Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Tangerang habis, masyarakat Kabupaten Tangerang belum terlayani pencetakan KTP-el. Persediaan (stok) blangko KTP-el tersebut kosong. Kekosongan blangko terjadi sejak April 2019, atau sebelum libur Hari Raya Idulfitri 1440 H.

Alhasil saat masyarakat Kabupaten Tangerang mendatangi lagi Kantor Disdukcapil Kabupaten Tangerang, kembali dibuat harus bersabar. Pantauan di lokasi tak sedikit warga yang mendatangi kantor Disdukcapil, salah satu tujuannya ingin mengganti surat keterangan (Suket) kependudukan dengan KTP-el.

“Saya tahu kalau stok blangko KTP-el habis saat pertengahan Mei. Saat datang ke kantor Disdukcapil dapat jawaban begitu (blangko kosong),” ujar Novi warga Cisoka, Rabu (12/6/2019).

Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar yang sempat melakukan inspeksi mendadak (sidak) di hari pertama kerja pascalibur dan cuti bersama di instansi tersebut pun juga mendapatkan informasi serupa, bahwa stok blangko KTP-el memang sedang habis.

Dikonfirmasi Kepala Disdukcapil Kabupaten Tangerang, Syafrudin membenarkan bahwa persediaan blangko KTP-el sedang kosong. Dikatakannya, saat ini pihaknya sedang mengajukan permintaan kembali blangko kartu tanda penduduk elektronik (KTP-el) itu kepada Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia (Kemendagri).

Menurut Syafrudin, sebenarnya setiap dua hari sekali, pihaknya selalu mengajukan permintaan blangko ke Kemendagri. ”Jumlahnya yang kita minta banyak sesuai dengan kebutuhan, tetapi kita dapatnya sesuai dengan kemampuan di Kemendagri. Setelah Pemilu kemarin itu kami hanya mendapatkan 500 lembar saja, dan hanya cukup untuk satu hari saja,” tuturnya.

Meski mengajukan permintaan setiap dua hari sekali, namun dalam kurun waktu satu minggu, Disdukcapil Kabupaten Tangerang hanya mendapatkan sekitar 1.500 lembar blangko, sementara kebutuhan blangko masih sangat banyak.

Namun demikian, Syafrudin merasa optimistis bahwa blangko KTP-el tersebut akan dipasok dengan jumlah banyak pada tahun anggaran 2020. Karenanya, pihaknya pun merencanakan akan menambah mesin cetak untuk operasional di tiap kecamatan, juga mengganti mesin cetak yang saat ini digunakan di kantor Disdukcapil yang sebagian telah mengalami kerusakan karena sudah beroperasi sejak tahun 2012.(DA)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here