Kamis, 15 November 2018

Sport Center Banten Ditargetkan Rampung Dalam 5 Tahun

SERANG, (KB).- Wakil Gubernur (Wagub) Banten, Andika Hazrumy memberi tenggat waktu pembangunan sport center di Desa Kemanisan, Kecamatan Baros, Kabupaten Serang rampung dalam lima tahun. Pembangunan megaproyek Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten tersebut dimulai di 2018 ini.

“Saya bersama pak gubernur (Wahidin Halim) sudah menargetkan tahun ini (2018) membangun sport center. Ini (sport center) selesai dalam lima tahun ke depan,” katanya.

Ia menuturkan, perhitungan lima tahun tersebut didasarkan atas kemampuan anggaran Pemprov Banten dan program skala prioritas. Diharapkan pembangunan proyek tersebut tidak melebihi waktu selama lima tahun ke depan. “Butuh anggaran yang besar (sport center), jadi butuh program skala prioritas yang menjadi kebijakan pemerintah provinsi,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pembangunan sport center tersebut merupakan wujud komitmen Pemprov Banten dalam menunjang prestasi atlet Banten dalam berlatih. Selain itu, juga banyak manfaat yang akan didapatkan pemerintah dan masyarakat Banten dari pembangunan sport center tersebut.

“Mohon dukungan semua, agar dapat terealisasi (dalam lima tahun), karena ini cita-cita kami semua selain untuk kemajuan atlet Banten juga aksebilitas masyarakat,” ucapnya.

Ia berharap, dengan pembangunan sport center tersebut prestasi atlet Banten lebih baik lagi baik di tingkat nasional atau internasional. “Sehingga, ke depan prestasi atlet kami lebih baik lagi (dengan adanya sport center). Dengan kami memiliki sport center program pemerintah memasyarakatkan olah raga dan menggolahragakan masyarakat juga dapat berjalan,” tuturnya.

Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP) Banten, M Yanuar mengatakan, pembangunan proyek tersebut akan diawali dengan melakukan lelang pengadaan jasa manajemen konstruksi, dilanjutkan dengan lelang fisik. “Pasti akan groundbreaking tahun ini, dimulai dari lelang manajemen konstruksinya, setelah itu baru lelang fisiknya. Februari ini sudah lelang manajemen konstruksi,” katanya.

Ia menuturkan, pembangunan sport center yang akan dilakukan tahun ini, adalah stadion sepak bola, sedangkan untuk venue lain akan dibangun secara bertahap selama tiga tahun ke depan. “Stadion sepak bolanya dulu, tahun ini hanya stadion, untuk tahap awal Rp 80 miliar. Itu keseluruhan selama 3 tahun, karena namanya kawasan sport center, jadi semua untuk keperluan olah raga, kalau CBD (central business district) itu bisa di-review kembali,” tuturnya. (FI)*


Sekilas Info

Festival Nasional Pencak Silat Seni 2018, 850 Pesilat dari 12 Provinsi Adu Jurus di Kota Serang

SERANG, (KB).- Sebanyak 850 pesilat dari 12 provinsi di Indonesia beradu jurus silat dalam Festival Nasional …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *