Sosialisasi Program KKBPK, Tiga Mitra BKKBN Provinsi Banten Dikukuhkan

SERANG, (KB).- Tiga pengurus mitra kerja BKKBN Provinsi Banten yaitu Perkumpulan Juang Kencana (PJK) Provinsi Banten periode 2018-2021, Ikatan Penulis Keluarga Berencana (IPKB) Provinsi Banten periode 2018-2023, dan Forum Antar Umat Beragama Peduli Keluarga Sejahtera dan Kependudukan (FAPSEDU) periode 2018-2023, secara resmi dikukuhkan Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy pada kegiatan Rakorda Program KKBPK BKKBN 2019, Rabu (20/3/2019), di hotel Horison Ultima, Kota Serang.  

Dengah dikukuhkannya ketiga mitra kerja BKKBN tersebut, diharapkan dapat mensosialisasikan dan mengimplementasikan Program Kependudukan, Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) sehingga dapat menyentuh masyarakat.

Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Banten Drs Aan Jumhana M.Si mengatakan, pihaknya mengaktifkan kembali Perkumpulan Juang Kencana (PJK) karena mereka merupakan sesepuh dan merupakan pahlawan program yang pernah mengabdi dan berjasa terhadap keberhasilan program BKKBN. Selain itu, keberadaan mereka di masyarakat adalah sebagai tokoh yang bisa dijadikan panutan, dijadikan tempat bertanya bagi masyarakat apalagi bagi pengelola program dan pelaksana program KKBPK di era sekarang.

“Mudah-mudahan mereka bisa berbagi ilmu, bahwa program KKBPK begitu penting sehingga bisa diimplementasikan oleh generasi-generasi selanjutnya,” ujarnya, ketika ditemui dikantornya, Kamis (21/3/2019).

Terkait dengan Ikatan Penulis Keluarga Berencana (IPKB) Banten, ia mengatakan, pihaknya berharap akan semakin banyak orang yang mampu menulis. Semakin banyak orang yang mampu menuangkan keinginan-keinginan program, visi misi program KKBPK sehingga semakin banyak masyarakat yang terpapar terhadap apa pentingnya atau strategisnya program KKBPK itu.

“Alhamdulillah, sekarang semakin sering kita mendapat berita atau informasi-informasi yang terkait dengan program KKBPK karena partisipasi dari rekan-rekan penulis,” ujarnya.

Terkait dengan Forum Antar Umat Beragama Peduli Keluarga Sejahtera dan Kependudukan (Fapsedu) yang terdiri dari para tokoh lintas agama, pihaknya berharap anggota Fapsedu dapat menyampaikan materi-materi program KKBPK supaya bisa menyentuh atau sampai pada masyarakat sesuai dengan tatacara mereka sendiri.

“Biasanya melalui tokoh agama yang menjadi panutan masyarakat akan mudah memberikan pemahaman tentang program KKBPK. Itu sebenarnya harapan-harapan kita. Jadi, bukan hanya mitra-mitra BKKBN yang sudah kita kenal, mitra-mitra ini juga justru lebih banyak punya daya ungkit yang bisa semakin mengelorakan program KKBPK,” ujar Aan.

Diketahui, Program KKBPK merupakan salah satu konsentrasi pemerintah dalam pembangunan sesuai dengan Undang-undang nomor 52 tahun 2009 tentang perkembangan kependudukan dan pembangunan keluarga. (KO)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here