Sosialisasi Program KKBPK BKKBN, Masyarakat Diajak Ikut KB

SUASANA Sosialisasi Advokasi Program Kependudukan, Keluarga Berencana, dan Pembangunan Keluarga bersama Mitra Tahun 2019 yang dilaksanakan BKKBN di Kampung Kalumpang, Desa Kalumpang, Kecamatan Padarincang, Kabupaten Serang, Rabu (13/3/2019).*

SERANG, (KB).- Dinas Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DKBPPPA) Kabupaten Serang bersama Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) mengajak masyarakat untuk ikut serta dalam Program Keluarga Berencana (KB). Selain untuk mengendalikan jumlah penduduk, program tersebut diarahkan untuk membangun ketahanan keluarga.

Hal tersebut teruangkap dalam Sosialisasi Advokasi Program Kependudukan, Keluarga Berencana, dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) bersama Mitra Tahun 2019 yang dilaksanakan BKKBN di Kampung Kalumpang, Desa Kalumpang, Kecamatan Padarincang, Kabupaten Serang, Rabu (13/3/2019).

Perwakilan DKBPPPA Kabupaten Serang Agus Humaini mengatakan, jumlah penduduk di Indonesia mengalami pertumbuhan yang cukup pesat. Data terbaru menunjukkan, jumlah penduduk Indonesia kurang lebih mencapai 200 juta jiwa.

“Pertumbuhan (penduduk Indonesia) sangat capat. Satu tahun pertumbuhan penduduk Indonesia sama dengan penduduk Singapura,” katanya saat menyampaikan materi sosialisasi.

Jika tidak diatur, maka pertumbuhan jumlah pendudukan akan berisiko terhadap segmen lainnya, misalnya pendidikan, pertumbuhan pendudukan otomatis menuntut pemerintah membangun kelas baru.

“Tambah banyak penduduk juga tentu akan memengaruhi lahan perumahan. Lahan pertanian digunakan untuk perumahan,” ujarnya.

Persoalan tersebut, perlu diantisipasi dengan mengendalikan jumlah penduduk. Pengendalian jumlah penduduk dilakukan dengan Program KB. KB tidak berarti membatasi kehamilan, akan tetapi mengatur jarak kehamilan. “KB juga diarahkan untuk membangun ketahanan keluarga,” ucapnya.

Hadir dalam kesempatan tersebut, Kepala Bidang Pengendalian Kependudukan BKKBN Provinsi Banten Budoyo mengatakan, program pengendalian kependudukan digelontorkan untuk masyarakat Indonesia.

“Program ini semua untuk masyarakat. Alat kontrasepsi hanya salah satu bagian. Keluarga Berencana sebenarnya luas,” katanya. (SN/KO)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here