Sosialisasi Program, BPJS Ketenagakerjaan Sasar BUMDes

SERANG, (KB).-Untuk memberikan kesadaran dan pemahaman kepada masyarakat terkait pentingnya kepesertaan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan, BPJS Ketenagakerjaan mengelar ‘Sosialisasi Program BPJS Ketenagakerjaan dan Perisai  Terhadap BUMDes’ di hotel Horison Porbis Kabupaten Serang, Selasa (30/4/2019).

Kegiatan yang dimoderatori oleh Asisten Deputi Direktur BPJS Ketenagakerjaan Wilayah Banten Didin Haryono tersebut, dihadiri oleh Deputi Direktur BPJS Ketengakerjaan Wilayah Banten, Eko Nugriyanto, Asisten Deputi Direktur Bidang Kepesertaan Skala Kecil dan Mikro, Teguh Wiyono, Kabid Pengawasan Ketenagakerjaan Provinsi Banten, Ubaidillah, Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Provinsi Banten, Didin Aliyudin dan perwakilan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di Kabupaten Pandeglang dan Serang.

Deputi Direktur BPJS Ketenagakerjaan Wilayah Banten, Eko Nugriyanto mengatakan, sedikitnya ada sebanyak 393 BUMDes yang tersebar di wilayah Banten, namun tak satu pun yang terdaftar dalam kepesertaan. Pekerja atau karyawan BUMdes juga memiliki resiko.

Beberapa resiko yang rentan terjadi dalam setiap kegiatan usaha yakni resiko kecelakaan kerja baik yang menyebabkan kecacatan maupun kematian, pemutusan hubungan kerja, dan masa pensiun yang perlu dilindungi dengan jaminan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan.

“Kami ingin memberikan penyadaran bahwa BPJS ketenagakerjaan sangat penting diberikan dan diikuti para pekerja. Kenapa, karena pekerja memiliki risiko-risiko dalam menjalankan pekerjaannya. Misalnya pemutusan hubungan kerja, kecelakaan, masa tuanya, itu harus terlindungi. Untuk menyentuh itu kami juga menyasar BUMDes yang didalamnya ada kegiatan pekerjaan beresiko,” ujar Eko.

Sementara, Asisten Deputi Bidang Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan Kanwil Banten Didin Haryono mengatakan, bahwa kegiatan tersebut sebagai upaya menyosialisasikan program dan manfaat BPJS Ketenagakerjaan kepada masyarakat, terutama kepada para pengelola badan usaha milik desa sehingga mereka diharapkan dapat masuk sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan, ujarnya.(KO)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here