Sosialisasi Kependudukan di Kelurahan Purwakarta

DINAS Kependudukan dan Pencatatan Sipil (DKCS) Kota Cilegon melakukan penyuluhan sosialisasi tentang administrasi kependudukan di Kelurahan Purwakarta, Kecamatan Purwakarta, Kota Cilegon, Jumat (2/8/2019).

Kegiatan yang digelar di Aula Kelurahan Purwakarta tersebut, diikuti sejumlah warga dari berbagai kalangan. Lurah Purwakarta Deni Sumantri mengatakan, sosialisasi dan penyuluhan dilaksanakan untuk menertibkan administrasi kependudukan.

Karena, Kelurahan Purwakarta mengalami pemekaran wilayah, sehingga warga yang belum memiliki identitas bisa langsung dengan alamat yang baru. “Semua ini untuk menjawab kebutuhan dan keraguan masyarakat dengan keberadaan DKCS ,” katanya.

Atas dasar itu,pihaknya, meminta bantuan kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon dalam hal ini Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil agar bisa mengatasi permasalahan akibat pemekaran wilayah tersebut.

“Ada beberapa pemekaran di setiap RT/RW, maka secara otomatis warga mempunyai alamat yang baru, bagaimana solusi untuk pembuatan perubahan alamat pada Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga (KK) sehingga kami bisa bergerak cepat untuk mengatasi masalah ini,” ujarnya.

Dalam ksempatan tersebut, Kepala Bidang Pelayanan Pendaftaran Penduduk DKCS Kota Cilegon Ubaidillah memaparkan jika memang datanya lengkap dari masing-masing RT pihaknya siap untuk melayani kebutuhan masyarakat.

“Kami mendukung dengan memberikan sosialisasi dan pelayanan langsung.Maka dari itu kami memprioritaskan untuk masyarakat yang menempati alamat baru,” ujarnya.

Jadi, tutur dia, kalau datanya lengkap dari masing-masing RT yang pemekaran bisa langsung di urus meski diluar jam kerja. “Kami melayani,” katanya. Menurut dia, untuk pelayanan pembuatan KK langsung jadi, sedangkan pembuatan KTP bisa menunggu karna kehabisan belangko. Namun dia memastikan tidak akan terlalu lama menunggu.

“Yang pasti kami prioritaskan untuk warga yang bikin identitas baru, nanti dikordinir oleh RT setempat, cepat tidaknya itu tergantung RT yang mengumpulkan data agar cepat di verifikasi. Kalau tidak di urus nanti kan sulit sendiri,” ucap Ubaidillah.(Himawan Sutanto)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here