Sopir Bus Diperiksa Kesehatan

CILEGON, (KB) – Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas II Banten memeriksa puluhan sopir bus di wilayah Terminal Terpadu Merak (TTM) dan Tolgate Pelabuhan Merak, Selasa (19/12/2019). Pemeriksaan kesehatan dilakukan dalam rangka persiapan arus libur Natal dan Tahun Baru 2018.

Informasi yang berhasil di himpun, pemeriksaan dilakukan selama tiga hari mulai Selasa (19/12/2017). Oos Supriatna, petugas perawat KKP Kelas II Banten mengatakan, terdapat sejumlah pemeriksaan yang dilakukan kepada sopir. “Itu adalah indeks massa tubuh, seperti berat badan, tinggi badan, ┬ádan lingkar perut. Lalu tekanan darah, gula darah, serta kadar lemak,” ujarnya disela-sela pemeriksaan.

Para petugas juga melakukan tes narkoba dengan memeriksa sampel urine. Namun di hari pertama, petugas belum mendapatkan temuan. “Hari ini belum ada temuan pengguna narkoba dari tes urine,” akunya.

Sementara hasil temuan lain, Oos mengatakan mayoritas sopir bus menderita kelebihan kolesterol. Diduga ini karena pola makan para sopir bus yang sembarangan. “Kelihatanya para sopir gemar makan makanan berlemak dan berminyak. Padahal seharusnya mereka banyak mengonsumsi buah-buahan,” tuturnya.

Terkait hal ini, Kepala Satuan Pelayanan TTM pada Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Sugiyo, mengatakan jika pihaknya jarang menemukan sopir bus yang mengonsumsi narkoba saat bertugas. Paling banyak menurutnya, para sopir mengalami kelelahan. “Biasanya sih faktor kelelahan yang sering dialami para sopir. Kalau narkoba selama saya bertugas di TTM belum ada temuan,” katanya.

Penyakit lain yang ada pada para sopir, kata Sugiyo, tidak lain hasrat untuk kebut-kebutan. Untuk itu ia mengimbau kepada para sopir bus agar mengutamakan keselamatan penumpamg. “Faktor SDM juga jadi sorotan kami. Makanya saya minta para sopir lebih memikirkan keselamatan penumpang, dibandingkan emosi,” tuturnya. (AH)***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here