SMMPTN Wilayah Barat, 4.000 Peserta Bersaing Masuk Untirta

SERANG, (KB).- Sebanyak 4.000 peserta mengikuti Seleksi Mandiri Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SMMPTN) wilayah Barat, di Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta), Jumat (19/7/2019). Di antaranya peserta yang mendaftar pada Fakultas Kedokteran.

Rektor Untirta Sholeh Hidayat mengatakan, SMMPTN merupakan jalur mandiri yang tergabung pada wilayah barat. Selain itu, SMMPTN diikuti oleh peserta yang mengambil Fakultas Kedokteran yakni sebanyak 490 peserta.

“Peserta yang mengikuti tes tulis melalui jalur SMMPTN khusus Fakultas Kedokteran ada tahapannya. Yakni tes tersebut akan diperiksa kemudian dirangking dan diseleksi menjadi 100 peserta. Dari 100 peserta tersebut mengikuti multiple mini interview (MMI) dan diseleksi kembali menjadi 50 mahasiswa,” kata Sholeh kepada Kabar Banten.

Ia menjelaskan, MMI untuk mengungkap berbagai kemampuan dari calon mahasiswa yang betul-betul terindetifikasi untuk mengikuti pendidikan kedokteran sampai selesai atau tidak. Hal tersebut merupakan keunggulan dari MMI.

“Selain diikuti dari peserta umum juga diikuti dari putra putri terbaik yang mendapatkan beasiswa dari pemerintah daerah, seperti Kabupaten Serang sudah menyampaikan. Namun seperti Kota Cilegon baru merekomendasikan, ada juga Kabupaten Pandeglang dan Kabupaten Lebak kalau tidak tahun ini tahun depan,” ujarnya.

Selain itu, ia mengatakan, materi ujian tulis terdiri atas Tes Kemampuan dan Potensi Akademik (TKPA), Tes Kemampuan Dasar Sains dan Teknologi (TKD Saintek) yang terdiri dari mata uji matematika, biologi, kimia dan fisika. Kemudian Tes Kemampuan Dasar Sosial dan Humaniora (TKD Soshum) yang terdiri atas mata uji sosiologi, sejarah, geografi dan ekonomi.

“SMMPTN akan diumumkan pada (27/7/2019) mendatang. Anak-anak akan tahu hasilnya baik kedokteran maupun yang mengambil jurusan lain. Mereka mengikuti ujian dengan pensil kertas namun lembar jawab tersebut tetap diperiksa melalui komputer,” katanya.

Ia berharap, kalau pendaftarnya ada 4.000 sementara kuotanya hanya 1.308 maka mereka yang belum keterima dapat melanjutkan ke perguruan tinggi swasta.

“Dari 4.000 tersebut keterima melalui SMMPTN saya ucapkan selamat. Namun jika masih penasaran dapat mendaftar kembali tahun depan, dan terus belajar serta dapat mengikuti bimbingan belajar masih ada kesempatan dua tahun yakni 2021,” tuturnya. (DE/YA)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here