Rabu, 20 Juni 2018

SMEA Korpri Rangkasbitung: Nasibmu Dulu, Kini dan Nanti

PADA periode tahun 1980 sampai 1990-an, di Jalan Siliwangi Pasir Ona Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, berdiri tegak sebuah sekolah menengah kejuruan yang menjadi tujuan para siswa yang telah lulus menempuh pendidikan tingkat SLTP. Sekolah tersebut adalah Sekolah Menengah Ekonomi Atas (SMEA) Korpri yang kemudian berganti nama menjadi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Korpri.

Pada zamannya, SMK Korpri pernah menjadi destinasi atau tujuan para pelajar SLTP yang melanjutkan studi ke jenjang selanjutnya.
Pada periode 1980-1990-an, SMK Korpri memiliki siswa dari berbagai daerah di berbagai pelosok Kabupaten Lebak, mulai dari Kecamatan Cibeber, Bayah, Panggarangan, Malingping, Cipanas, Maja, Muncang dan lainnya. Saat itu para siswa dengan bangganya menyebutkan jika mereka sedang mengenyam pendidikan di SMK Korpri Rangkasbitung.

Namun, memasuki tahun 2000-an, SMK Korpri mulai sepi peminat, akibat adanya berbagai faktor yang menyebabkan calon siswa enggan memasuki sekolah tersebut. Penurunan minat pelajar untuk bersekolah di SMK Korpri bukan karena kualitas mutu pengajarnya yang di bawah standar, namun lebih diakibatkan berdirinya SMK disejumlah kecamatan. Saat ini, kejayaan dan saksi bisu keberadaan SMK Korpri Rangkasbitung itu adalah sisa-sisa bangunan yang sebagian sudah rapuh di makan usia. Kondisi bangunan tersebut seolah-olah menegaskan kepada masyarakat tentang keberadaan sekolah yang pernah menjadi kebanggaan masyarakat Lebak.

Melihat kondisi sekolah kebanggaannya dalam keadaan memprihatinkan, para alumni yang tergabung dalam Ikatan Keluarga Alumni SMEA/SMK Korpri Rangkasbitung (IKA SMERIKAS), mencoba untuk mengetuk hati para alumni dan mantan civitas akademik lainnya untuk mencoba menghidupkan kembali sekolah kebanggaannya tersebut.

”Melalui kegiatan yang dibungkus dengan acara silaturahmi dan diskusi temu alumni serta reuni akbar angkatan 1980-2015 ini, kami mencoba untuk kembali membangkitkan gairah agar sekolah kita ini bisa bangkit kembali dan hadir ditengah-tengah masyarakat dalam rangka mencerdaskan masyarakat,” kata Ketua IKA SMERIKAS Nurwata Wiguna, dalam sambutannya, Ahad (4/3/2018).

Dalam acara reuni akbar ini, kata Nurwata, pihaknya ingin mendeklarasikan tekad untuk mengembangkan dan menghidupkan kembali sekolahnya dengan dilandasi oleh kecintaan dan kepedulian terhadap almamater. Melalui berbagai upaya di antaranya mendorong dan mendukung segala keputusan pengurus yayasan Korpri Kabupaten Lebak untuk melakukan penataan kembali atau restrukturisasi kepengurusan saat ini.

Selain itu juga pihaknya mendorong dan mendukung segala keputusan pengurus yayasan Korpri untuk mengaktifkan kembali izin operasional SMK Korpri Rangkasbitung. “Untuk memberikan stimulus kepada pihak yayasan, kita saat ini telah mempunyai murid-murid lagi, yang kami namakan generasi Milenial SMK Korpri. Meskipun jumlahya baru sekitar 15-19 orang, mudah-mudahan bisa menjadi semangat serta dorongan agar pihak yayasan mau mengaktifkan kembali sekolah ini,” tutur Nurwata.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Lebak, Wawan Ruswandi kepada Kabar Banten mengatakan, mudah- mudahan pada tahun 2018 ini SMK Korpri bisa kembali beroperasi. “Insya Allah tahun ini SMK Korpri bisa kembali beroperasi,” kata Wawan dalam pesan WhatsApp-nya. (Lugay/Job)***


Sekilas Info

Micro Bus Wisatawan Terguling Di Sawarna

LEBAK, (KB).- Sebuah micro bus elf warna silver B 7663 FAA milik PT Yutaka Trans …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *